Eksplorasi Blok Andaman di Aceh Berpotensi Jadikan Indonesia Negara Penghasil Migas Terbesar diDunia

Mochamad Rizky Fauzan
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Eksplorasi Blok Andaman di Aceh berpotensi menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil minyak dan gas terbesar di dunia. Hal itu didorong oleh temuan potensi migas dari area Andaman II yang dioperatori oleh Premier Oil.

Bahkan selanjutnya di area Andaman III oleh Repsol yang diharapkan bisa menemukan hasil yang serupa.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto, mengatakan sebelumnya di Blok Andaman I, Premier Oil menemukan cadangan migas melalui pengeboran sumur Timpan-1 dengan potensi sumber daya migas mencapai rata rata sekitar 6 Trillion Cubic Feet (TCF).

Namun di Blok Andaman II diperkirakan potensi migas bisa lebih besar, sebab temuan baru hanya dari pengeboran pada satu struktur, sementara Blok Andaman II memiliki 10 struktur.

"Di Andaman II ada 10 struktur yang sekarang ditemukan baru satu sumur, di mana dari struktur itu diperkirakan estimasi cadangannya 1,5 triliun kaki kubik (TCF)," kata Dwi melalui daring dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (25/7/2022).

Dia berharap Blok Andaman II menjadi temuan besar ke depannya, setelah nantinya ditemukan cadangan di struktur lainnya.

Selain itu, dia juga menaruh harapan pada Andaman I dan Andaman II.

"Untuk menuju ke tahap rencana pengembangan atau biasa disebut Plan of Development (POD), setidaknya Premier Oil perlu melakukan pengeboran dua sumur lagi di Blok Andaman II," ujar Dwi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, mengatakan Blok Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar dunia.

Hal itu, jika Repsol selaku operator Blok Andaman III kembali mengulang kesuksesan temuan cadangan migas seperti yang dilakukan Premier Oil di Andaman II.

"Blok Andaman III kan oleh Repsol, kalau ini ketemu juga ini bisa menjadi penemuan besar dunia. Kalau di sana ketemu, menyebarnya ke Thailand karena arahnya ke sana jadi luar biasa kalau ada," kata Tutuka.

Editor : Jamaluddin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network