450 Prajurit Yonif 115/ML Dilepas ke Perbatasan RI–PNG

Ichdar Ifan
450 Prajurit Yonif 115/ML Dilepas ke Perbatasan RI–PNG, Pangdam Iskandar Muda Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas.(Foto : Istimewa).

ACEH SELATAN, iNewsPortalAceh.id– Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, mewakili Pangdam Iskandar Muda memimpin acara pelepasan personel Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 115/ML.

Kedatangannya disambut oleh Danyonif 115/ML Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli, M.Hub.Int., M.Tr.Mil., beserta para perwira Satgas, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh prajurit di Pendopo Mayonif 115/ML, Desa Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasi Raja, Selasa (4/8/2026). ‎ ‎

Dalam kesempatan tersebut, Kapoksahli membacakan amanat Pangdam Iskandar Muda yang menegaskan bahwa penugasan Satgas Pamtas RI–PNG merupakan amanah, kehormatan, sekaligus kepercayaan negara yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Seluruh prajurit diminta untuk menjalankan tugas secara profesional, disiplin, loyal, dan berdedikasi tinggi dengan berpedoman pada ketentuan serta perintah pimpinan. ‎

‎Pangdam Iskandar Muda juga mengingatkan agar seluruh personel mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah penugasan.

Kehadiran prajurit diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. ‎

‎Pangdam memberikan enam penekanan kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan penugasan. Pertama, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas operasi.

Kedua, melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional sesuai prosedur yang berlaku.

Ketiga, meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan personel maupun materiil dengan tidak meremehkan setiap potensi ancaman sekecil apa pun. Keempat, membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan agar kehadiran prajurit dapat diterima dan dicintai rakyat.

Kelima, menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan satuan maupun mencoreng nama baik TNI AD.

Keenam, senantiasa menjaga kesehatan, kebugaran fisik, serta memperkuat kepedulian dan solidaritas antar sesama prajurit selama menjalankan tugas. ‎

Editor : Jamaluddin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network