get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Raksasa Satgas Kuala: Prabowo Kucurkan Rp60 Triliun untuk Bedah Sungai dan Atasi Krisis Air

Perintah Tegas Mendagri Tito kepada Praja IPD dari Atas Pesawat: Tolong Saudara Kita di Aceh Tamiang

Minggu, 04 Januari 2026 | 13:39 WIB
header img
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengerahkan sebanyak 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menuju Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsPortalAceh.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengerahkan sebanyak 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menuju Kabupaten Aceh Tamiang.

Ribuan calon pamong praja ini mengemban misi khusus: membersihkan kantor-kantor dinas yang lumpuh total akibat terjangan banjir dan longsor, demi memulihkan kembali roda pelayanan publik.

Gelombang pertama sebanyak 413 praja telah diberangkatkan pada Sabtu (3/1/2026). Prosesi keberangkatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam suasana haru di dalam kabinet pesawat sebelum lepas landas, Tito memberikan pesan pembakar semangat kepada para taruna.

“Misi kemanusiaan kita adalah menolong saudara-saudara kita,” tegas Tito, sebagaimana terlihat dalam unggahan Instagram Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

Sesuai jadwal, kloter kedua dan ketiga akan menyusul pada Minggu (4/1) dan Senin (5/1), hingga genap mencapai total 1.138 personel di lapangan.

Turut serta mendampingi para praja, Wamenpariwisata Bima Arya memberikan pengarahan setibanya mereka di Aceh Tamiang. Ia mengingatkan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk pengabdian nyata di tengah kondisi yang sulit.

“Adik-adik praja, ini adalah medan perjuangan kalian selama paling tidak satu bulan ke depan. Tugas utama kita adalah memastikan kantor-kantor dinas kembali bersih dan bisa beroperasi,” ujar Bima Arya.

Kehadiran para praja IPDN disambut dengan penuh harapan oleh masyarakat Aceh Tamiang yang masih berjuang melawan sisa-sisa material banjir. Meski harus berjalan di atas lumpur tebal dan tidur di atas tandu lipat di bangunan semi-terbuka, semangat para praja tampak tak surut. Sebagian dari mereka bahkan langsung menancapkan bendera Merah Putih di lokasi tugas sebagai simbol dimulainya pemulihan.

“Bantulah kami, Aceh Tamiang masih penuh lumpur di mana-mana,” pinta seorang warga dengan haru saat melihat kedatangan para praja.

Misi ini difokuskan pada percepatan aktivasi pemerintahan daerah. Menurut Bima Arya, kolaborasi ini sangat krusial agar masyarakat kembali mendapatkan akses layanan publik pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta, seperti Lion Air Group, yang membantu mobilitas pasukan kemanusiaan ini.

“Instruksi Pak Mendagri sangat jelas: praja akan membantu proses percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik. Kita ingin Aceh Tamiang segera bangkit,” pungkasnya.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut