Iran Izinkan Kapal Prancis Lintasi Selat Hormuz, Negara Barat Pertama Dapat Akses
TEHERAN, iNewsPoralAceh.id - Iran secara resmi memberikan izin kepada kapal milik perusahaan Prancis untuk melintasi Selat Hormuz pada Jumat, 3 April 2026.
Kapal kontainer berbendera Malta yang dioperasikan oleh perusahaan CMA CGM tersebut menjadi kapal milik negara Barat pertama yang mendapatkan akses melintas sejak pecahnya konflik pada 28 Februari lalu.
Berdasarkan data pelacakan pelayaran, kapal tersebut tampak berlayar melewati area dekat pantai Oman di sisi jalur perairan yang berlawanan dengan wilayah Iran, meski hingga kini belum diketahui secara pasti jenis muatan yang diangkutnya.
Selain kapal asal Prancis, satu unit kapal milik raksasa pelayaran Jepang, MOL, yang membawa muatan gas alam juga dilaporkan berhasil keluar dari Selat Hormuz dengan selamat. Pihak manajemen MOL mengonfirmasi bahwa seluruh kru dan kargo dalam kondisi aman.
Mereka menegaskan akan terus memprioritaskan faktor keselamatan kru dan aset perusahaan di tengah dinamika operasi yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Laporan dari layanan intelijen maritim Lloyd's List menyebutkan bahwa sejumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Kamis sebelumnya juga memilih jalur yang sangat dekat dengan garis pantai Oman untuk menghindari risiko.
Di sisi lain, situasi di jalur perdagangan vital ini tetap menjadi perhatian internasional, terutama setelah adanya pernyataan dari Amerika Serikat terkait kondisi keamanan di wilayah perairan tersebut.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui unggahan di media sosial Truth Social, sempat melontarkan klaim bahwa militer negaranya mampu membuka kembali akses Selat Hormuz dengan mudah.
Namun, ia juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap sejumlah negara sekutu yang dianggap enggan memberikan dukungan bantuan militer dalam upaya mengamankan jalur pasokan energi dunia tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar