Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Nyata Satgas PRR: Infrastruktur Bangkit, Harapan Warga Aceh Kembali Tumbuh
Advertisement . Scroll to see content

10 Kali Dilanda Banjir Susulan, Sekretaris BNPP Desak Pembangunan Tanggul Permanen di Pidie Jaya

Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:58 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
10 Kali Dilanda Banjir Susulan, Sekretaris BNPP Desak Pembangunan Tanggul Permanen di Pidie Jaya
Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, meninjau langsung penanganan pascabencana banjir di Gampong Mancang. Foto: Ist

PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id — Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, meninjau langsung penanganan pascabencana banjir Aceh di Gampong Mancang dan Gampong Dayah Usen, Kabupaten Pidie Jaya, pada Kamis (4/6/2026).

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, selaku Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kunjungannya, Komjen Pol. Makhruzi menyoroti sejumlah masalah serius di lapangan, mulai dari pendangkalan sungai, tumpukan sampah dan limbah kayu, krisis air bersih, hingga sistem drainase yang buruk. Kondisi ini kian diperparah oleh banjir susulan yang terus berulang.

"Akses di dalam desa masih tertimbun lumpur. Kami diminta membantu membuka akses tersebut. Sejak bencana kemarin, sudah terjadi sekitar 10 kali banjir susulan yang membuat pekerjaan penanganan terus bertambah," ujar Makhruzi.

Solusi Jangka Panjang: Gandeng Kementerian PU

Untuk menghentikan siklus banjir ini, Makhruzi menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pengendali banjir. Ia berharap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bisa segera memberikan perhatian khusus untuk membangun tanggul permanen di wilayah tersebut.

Untuk sementara waktu, tanah hasil galian dari rumah warga dimanfaatkan sebagai tanggul darurat demi menahan laju air jika banjir susulan kembali datang.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BNPP RI telah mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck selama lima hari ke depan, serta mesin pemotong kayu untuk membersihkan sisa-sisa limbah banjir.

Proses pembersihan jalan umum dan pembukaan akses ini juga melibatkan warga setempat agar pemulihan ekonomi dan aktivitas warga bisa berjalan lebih cepat.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut