get app
inews
Aa Text
Read Next : Bukan Gimmick! Pasar Murah di Pidie Jaya Digelar Murni Tekan Harga Bahan Pokok

31 Keuchik Resmi Dilantik Pada Malam Hari di Pidie Jaya Aceh

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:42 WIB
header img
31 Keuchik Resmi Dilantik Pada Malam Hari di Pidie Jaya Aceh.(Foto : Istimewa).

PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id– Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya resmi mengawali babak baru pemerintahan desa. Sebanyak 31 keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Serentak Tahun 2026 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME untuk masa bakti 2026–2032, dalam prosesi khidmat yang digelar di Aula Cot Trieng I Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (13/7/2026) malam.

Pelantikan tersebut menandai berakhirnya seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat gampong sekaligus menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu mempercepat transformasi pelayanan publik hingga ke pelosok desa.

Prosesi pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Pidie Jaya Nomor 230 Tahun 2026 tentang Pengesahan Keuchik Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2026 sebagai tindak lanjut pelaksanaan Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2009 serta Peraturan Bupati Pidie Jaya Nomor 8 Tahun 2020.

Momentum ini dinilai sangat strategis karena memastikan tidak adanya kekosongan kepemimpinan di tingkat gampong sehingga roda pemerintahan, pembangunan, pelayanan masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi desa dapat terus berjalan tanpa hambatan.

Dalam arahannya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan pesan tegas kepada seluruh keuchik yang baru dilantik agar menjadikan amanah rakyat sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan dedikasi.

Menurutnya, keuchik merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga kualitas pelayanan publik di tingkat desa akan sangat ditentukan oleh kepemimpinan mereka.

"Setelah pelantikan ini tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah semangat bekerja bersama membangun gampong. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar aspirasi, menyelesaikan persoalan, serta melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat," tegas Sibral Malasyi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh keuchik mampu mengelola dana gampong secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus menjaga persatuan masyarakat pascapemilihan dengan merangkul seluruh elemen tanpa membedakan pilihan politik.

Bupati menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat dengan Tuha Peut, aparatur gampong, ulama, tokoh adat, pemuda, serta Pemerintah Kabupaten agar seluruh program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, para asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, para kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, para camat, Ketua Tuha Peut, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga para keuchik yang dilantik.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru di 31 gampong mampu menjadi motor penggerak percepatan pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus menghadirkan tata kelola pemerintahan gampong yang profesional, bersih, inovatif, dan berdaya saing.

Pelantikan 31 keuchik ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan nasional tidak hanya dimulai dari pusat, tetapi berakar dari desa.

Editor : Jamaluddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut