Komponen Cadangan, Danrem 011/Lilawangsa Instruksikan ASN TNI Latihan Tembak
LHOKSEUMAWE, iNewsPortalAceh.id – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, memberikan instruksi tegas kepada seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI di bawah jajarannya.
Ia menekankan bahwa profesionalisme di era modern tidak hanya diukur dari kinerja administratif di balik meja, melainkan juga dari kesiapan fisik dan taktis dalam menjaga kedaulatan negara.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Brigjen TNI Ali Imran saat memberikan pengarahan intensif kepada ratusan prajurit dan ASN TNI jajaran Korem 011/Lilawangsa di Markas Korem (Makorem), Lhokseumawe, pada Senin (27/7/2026).
Dalam arahannya, Danrem menginstruksikan Staf Operasi (Staf Ops) Korem 011/Lilawangsa untuk segera menyusun jadwal dan memfasilitasi latihan menembak rutin bagi para ASN militer.
Menurutnya, ASN di lingkungan TNI memiliki peran strategis yang tidak bisa dipisahkan dari kekuatan pertahanan inti.
“Jangan hanya prajurit TNI aja jago tembak, ASN militer juga harus bisa menembak, bagaimana jika suatu saat diperlukan oleh Negara. Staf Operasi, latihkan mereka, ASN adalah bagian komponen cadangan,” ujar Brigjen TNI Ali Imran di hadapan ratusan personel.
Lebih lanjut, Jenderal bintang satu tersebut mengingatkan agar seluruh personel, baik prajurit maupun ASN, tidak gegabah dalam mengambil tindakan saat melaksanakan tugas di lapangan.
Ia menggarisbawahi bahwa kemampuan teknis seperti menembak harus diimbangi dengan ketajaman berpikir dan ketenangan mental agar tidak menimbulkan fatalitas.
“Jangan salah tembak nanti, ada musuh malah temen sendiri yang menjadi korban, itu jangan sampai terjadi, maka perlunya latihan,” tegas Danrem mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dan akurasi.
Selain mengasah kemampuan tempur, Brigjen TNI Ali Imran juga menyelipkan pesan khusus terkait kedisiplinan, manajemen komando, dan kesehatan personel.
Ia meminta setiap anggota untuk selalu mengutamakan tugas pokok, menjaga kondisi fisik, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin militer.
“Apabila ada tugas tambahan, sampaikan kepada pimpinan satuan, jangan bertindak sendiri. Ikuti aturan, berpikir dengan prinsip dan bekerja dengan hati. Saat ini kita berfokus membantu masyarakat membangun jembatan maupun sosial lainnya,” pesannya secara mendalam.
Instruksi tegas dari Danrem 011/Lilawangsa ini dinilai sangat relevan di tengah dinamika situasi keamanan global maupun regional yang terus berubah.
Wilayah kerja Korem 011/Lilawangsa yang mencakup beberapa kabupaten/kota strategis di Aceh menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh komponen pertahanan.
Di tengah ancaman siber, konflik geopolitik internasional, hingga potensi gangguan keamanan dalam negeri, konsep Pertahanan Rakyat Semesta (Permankhan) kembali diperkuat.
Keterlibatan ASN militer sebagai Komponen Cadangan (Komcad) yang terlatih secara militer menjadi krusial untuk memastikan tidak adanya celah dalam sistem pertahanan negara.
Melalui penguatan kapasitas ini, Korem 011/Lilawangsa berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, serta memastikan seluruh personelnya siap digerakkan kapan pun negara memanggil.
Editor : Jamaluddin