Pidie Jaya Tancap Gas Berantas TBC, Tracing Digabung CKG Sasar 21 Gampong
PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memperluas perang melawan tuberkulosis (TBC). Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Pidie Jaya mulai meluncurkan program tracing TBC terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang akan menyasar 21 gampong di delapan kecamatan.
Program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk menemukan kasus TBC lebih cepat, sekaligus memutus mata rantai penularan penyakit yang masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinkes dan KB Pidie Jaya, Eddy Azwar, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi untuk memperkuat upaya deteksi dini dan penanganan TBC di tengah masyarakat.
Peluncuran program dimulai di Gampong Peulandoek Teungoeh, Kecamatan Trienggadeng, dengan melibatkan sekitar 150 peserta dari tiga gampong terdekat.
“Program ini kita integrasikan dengan CKG agar masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga dapat dilakukan penelusuran terhadap kemungkinan adanya kasus TBC secara lebih dini,” ujar Eddy.
Sasar 21 Gampong Program tracing tersebut nantinya diperluas ke 21 gampong yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya.
Pemerintah berharap pola pendekatan langsung ke masyarakat dapat mempercepat penemuan warga yang memiliki gejala atau berisiko terpapar TBC.
Dengan deteksi lebih awal, masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat segera mendapatkan penanganan.
Eddy menegaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar upaya menemukan kasus TBC tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi berlanjut hingga pengobatan dan pencegahan penularan.
Melalui integrasi tracing TBC dan CKG, Pemkab Pidie Jaya ingin memperkuat sistem deteksi kesehatan berbasis masyarakat sekaligus memperluas akses pemeriksaan hingga ke tingkat gampong.
Editor : Jamaluddin