ACEH TENGAH, iNewsPortalAceh.id - Ditengah semarak berwisata pasca lebaran, kondisi infrastruktur jalan menuju sejumlah obyek wisata di Danau Lut Tawar sisi kanan Kota Takengon dari Kecamatan Lut Tawar ke Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah dalam kondisi yang sangat memprihatikan, sehingga menyebabkan kurangnya minat pengunjung, Sabtu (05/04/2025).
Hal ini diungkapkan oleh Pemuda Asli Danau Lut Tawar sekaligus pengelola wisata, Mulyadi yang mengeluhkan kurangnya minat pengunjung untuk berkunjung ke sisi kanan Danau Lut Tawar lantaran jalan yang rusak Padahal, jalan ini merupakan jalur lintas kabupaten yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih, kondisi badan jalan yang berlubang, bahkan sebagian aspal yang mulai terkelupas, sangat membahayakan pengguna jalan yang ingin berwisata juga masyarakat setempat yang tinggal di sekitar Danau Lut Tawar.
Mulyadi menyayangkan kondisi yang terjadi pada akses jalan tersebut, menurutnya keindahan alam Danau Lut Tawar ternodai oleh akses jalan yang rusak.
"Kecamatan Lut Tawar yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bintang sebenarnya memiliki banyak destinasi wisata yang indah. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah buruknya akses jalan menuju lokasi-lokasi wisata tersebut. Akibatnya, minat wisatawan untuk kembali berkunjung menjadi berkurang, meskipun obyek wisata di daerah ini cukup terkenal dan banyak diminati," kata Mulyadi.
"Hal ini sangat disayangkan, mengingat setiap tahunnya terutama saat libur nasional maupun hari libur keagamaan, ratusan hingga ribuan wisatawan domestik dan mancanegara mengunjungi obyek wisata di wilayah Danau Lut Tawar," lanjut Mulyadi.
Sebagai pemuda asli Danau Lut Tawar, Mulyadi menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah perlu lebih serius dalam menangani permasalahan ini.
Saat ini, perhatian pemerintah terhadap wilayah sisi kanan Danau Lut Tawar terkesan minim, pemeliharaan jalan memang dilakukan setiap tahun, tetapi hanya sebatas pembersihan rumput ilalang yang menjalar ke bahu jalan.
"Menurut saya, hal ini belum cukup, diperlukan pembangunan kembali jalan agar infrastruktur semakin baik dan aman bagi para pengguna."ungkap nya.
Menurut Mulyadi, sebagai Kabupaten dengan salah satu pendapatan terbesarnya adalah pariwisata serta menjadi objek tujuan para wisatawan seluruh dunia pengembangan pariwisata harus diimbangi dengan perbaikan infrastruktur jalan yang baik.
Editor : Jamaluddin
Artikel Terkait