Kini, Nur Halimah dan Asep hanya bisa menatap puing rumah yang pernah menjadi tempat berlindung mereka. Di tengah bau kayu terbakar yang masih menyengat, mereka berharap ada uluran tangan untuk memulai kembali dari nol.
Editor : Jamaluddin
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
News Update
