Lhokseumawe iNewsPortalAceh.id Hantaman derasnya arus banjir diiringi guyuran hujan sepanjang hari warga dipaksakan mengungsi meninggalkan harta benda.Ratusan warga dahsyatnya korban musibah banjir bertahan mengungsi ke Meunasah dan kawasan perbukitan di Desa Meunasah Mesjid Punteut ,Kecamatan Blang Mangat ,Kota Lhokseumawe .
Kepala Desa Geuchik Albar didampingi perangkat Desa mengungkapkan ‘ warga dalam kondisi panik didera rasa cemas masing-masing saling membantu menyelamatkan diri meninggalkan harta benda.Hujan lebat tiada henti menambah kecemasan air mengenangi pemukiman ,prasarana komunikasi transportasi pun putus’ Terangnya.
“Sejumlah warga lansia renta terpaksa langsung dievakuasi ke RS,Cut Meutia dengan segala keterbatasan tanpa penerangan karena padamnya arus listrik pengungsi tetap siaga bertahan.Satu unit dapur umum dengan swadaya tenaga relawan warga melayani proses kebutuhan secara tertib”Ungkap Albar.
Albar menambahkan bahwasanya kini warga mulai kembali ke rumah masing-masing dan mencari berita keberadaan sanak keluarga diseputaran kampung daerah dihantam banjir ,para korban banjir sangat membutuhkan bantuan khususnya obat-obatan dan makanan pasca musiba banjir” Harapnya saat dikonfirmasi langsung pada Jum’at (28/11/2025).
Genangin air mulai surut disejumlah titik lokasi jalan lintasan negara antar provinsi secara umum kondisi jalan masih putus total.Aktivitas pemerintahan belum berjalan normal Walikota Lhokseumawe Sayuti terjun langsung menerobor genangan banjir mengantar logistic bantuan masa panik kepelosok lokasi pengungian yang mesih tergenang diantaranya Desa Jambo Timu dan Desa Kuala Meraksa Kecamatan Blang Mangat.
Editor : Muhammad Jafar
Artikel Terkait
