Mualem Sindir Bupati Cengeng Hadapi Bencana: Banjir Aceh Bukan Lelulucon

iNews
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Foto: FB

BANDA ACEH, iNewsPortalAceh.id – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melontarkan teguran yang sangat keras dan menohok kepada sejumlah bupati dan wali kota di wilayahnya yang dinilai kurang maksimal dan "cengeng" dalam menghadapi bencana banjir Aceh dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh.

Pernyataan ini disampaikan Mualem di tengah kunjungannya ke Aceh Timur, salah satu wilayah yang terdampak parah, pada Kamis (4/12/2025).

Teguran Keras: Jangan Cengeng dan Jangan Lari!

Mualem menegaskan bahwa yang dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi darurat bencana adalah kehadiran dan kerja nyata dari para pemimpin daerah, bukan keluhan atau sikap menyerah.

"Saya menginstruksikan kepada seluruh bupati dan wali kota di Aceh, yang cengeng, mundur saja! Ganti yang lain, apa salahnya?" tegas Mualem dengan nada tinggi.

Ia secara gamblang meminta para kepala daerah untuk tidak lari dari tanggung jawab dan berdalih tidak mengetahui kondisi di lapangan.

"Jangan cengeng jadi bupati. Kalau sudah merasa tidak sanggup, ya mundur saja. Jangan lari dari tanggung jawab dan berdalih tidak tahu kondisi di lapangan," ujar Mualem, seperti dikutip pada Jumat, 5 Desember 2025

Bencana Ibarat Tsunami Kedua

Banjir besar yang melanda Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, hingga wilayah tengah tersebut telah menyebabkan kerusakan parah, memutus akses logistik, dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.

Gubernur Mualem bahkan menggambarkan kerusakan yang terjadi sebagai 'tsunami kedua', mengingat kerugian yang sangat masif. Ia menyebut, lebih dari 20.000 rumah dilaporkan rusak parah bahkan hilang tersapu banjir bandang.

Meskipun demikian, Mualem menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh akan bekerja semaksimal mungkin dalam menyalurkan bantuan.

"Kita fokus dulu mengirim sembako dan kebutuhan dasar yang diperlukan masyarakat. Pemerintah provinsi bekerja semaksimal mungkin," katanya.

Butuh Dana Besar untuk Rehabilitasi

Mualem juga menyoroti kebutuhan sumber daya dan anggaran yang sangat besar untuk tahap pemulihan pascabencana.

"Yang saya tahu kita membutuhkan banyak uang untuk rehabilitasi, terutama rumah warga lebih kurang saat ini 20 ribu lebih rusak kita harus bangun kembali, karena kita lihat di Kabupaten Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireun, hingga Pidie Jaya hancur total," pungkasnya.

Pernyataan tegas ini diharapkan menjadi cambuk bagi para kepala daerah untuk meningkatkan koordinasi, respons cepat, dan memimpin langsung masyarakat di lapangan dalam situasi darurat.

Apakah Anda ingin saya mencari reaksi dari bupati atau wali kota yang ditegur tersebut?

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network