Mendagri Tito Karnavian Tinjau Sekolah Tertimbun Lumpur Pascabanjir Bandang di Pidie Jaya

Jamalpangwa
Mendagri Tito Karnavian Tinjau Sekolah Tertimbun Lumpur Pascabanjir Bandang di Pidie Jaya.(iNews / Jamalpangwa).

PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian, meninjau langsung kondisi sekolah yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (21/1/2026) sore.

Kunjungan tersebut dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB untuk melihat secara langsung dampak kerusakan fasilitas pendidikan akibat bencana yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Dalam kunjungannya, Mendagri meninjau SMA Negeri 2 Meureudu dan SMP Negeri 1 Meurah Dua yang berlokasi di Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua.

Kedua sekolah tersebut mengalami kerusakan parah, dengan hampir seluruh bangunan tertimbun lumpur setinggi dua hingga tiga meter, sehingga tidak lagi dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Mendagri melihat langsung kondisi ruang-ruang kelas, kantor sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya yang dipenuhi lumpur sisa banjir bandang dan longsor.

Ia juga memasuki sejumlah ruangan untuk memastikan tingkat kerusakan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Selain itu, Tito Karnavian meninjau tenda darurat yang didirikan di halaman sekolah sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar.

Proses pembelajaran terpaksa dilakukan di atas lumpur yang telah mengering.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri meminta agar tenda tambahan disediakan guna meningkatkan kenyamanan siswa dan guru selama kegiatan belajar berlangsung.

Mendagri juga berinteraksi langsung dengan para guru dan siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar di dalam tenda darurat di SMP Negeri 1 Meurah Dua.

Ia meminta seluruh warga sekolah untuk bersabar dan tetap semangat, serta mengajak untuk berdoa agar proses pemulihan pascabencana dapat segera berjalan.

Usai meninjau fasilitas pendidikan, Mendagri melanjutkan peninjauan ke permukiman warga di sekitar lokasi sekolah.

Ia melihat langsung kondisi jalan desa dan rumah-rumah penduduk yang masih dipenuhi lumpur tebal, serta tumpukan perabot rumah tangga yang berserakan di pinggir jalan akibat terseret banjir bandang.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Pidie Jaya menjadi salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025.

Editor : Jamaluddin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network