Dar Kasih menjelaskan bahwa tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah membentuk Kelompok Usaha Perempuan (KUP). Dengan wadah ini, para pengrajin tidak lagi bekerja sendiri-sendiri, melainkan dalam satu manajemen usaha yang lebih terorganisir.
Semangat Menambah Pendapatan Keluarga
Antusiasme tinggi terpancar dari para peserta. Yuni Yusmaidar, salah seorang warga, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai pengolahan tanaman yang selama ini dianggap gulma tersebut.
"Kami mendapatkan pemahaman baru tentang pengolahan produk eceng gondok. Kalau sudah mahir, kami bisa membuat kotak tisu, tas, baki, hingga tatakan piring. Produk-produk ini nantinya bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga," ungkap Yuni penuh semangat.
Editor : Didik ardiansyah
Artikel Terkait
