Kocak Siswa SD Ini Ikuti Lomba Makan Sate Bawang Mentah, Begini Reaksinya

iNews TV
Siswa SD di Brebes mengikuti lomba makan sate bawang merah dan putih merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. ( foto: iNews)

JAWA TENGAH, iNewsPortalAceh.id – Gelak tawa dan ekspresi menggelitik mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Dasar Islam (SDI) Al-Azhar 53, Kelurahan Limbangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2026). 

Sekolah tersebut menggelar lomba unik yang tak biasa, yakni perlombaan makan sate bawang merah dan bawang putih mentah. 

Warna merah dan putih pada bahan sate tersebut sengaja dipilih sebagai simbolisasi warna bendera kebangsaan dalam menyambut HUT Ke-81 RI. 

Perlombaan yang diikuti siswa-siswi kelas tiga hingga kelas enam ini tergolong ekstrem sekaligus menggelitik. 

Sate yang disajikan bukan berupa daging ayam atau kambing, melainkan siung bawang merah dan bawang putih mentah utuh yang ditusuk rapi, lalu dicocol madu murni sebagai pengganti sambal kecap. 

Saat peluit dimulainya perlombaan dibunyikan, berbagai ekspresi lucu bermunculan dari para peserta. 

Sejumlah siswa tampak meringis kepedasan, menggeleng-gelengkan kepala, hingga menutup hidung lantaran tak kuat menahan aroma menyengat khas bawang mentah. 

Bahkan, tak sedikit peserta yang terpaksa memuntahkan kembali bawang yang telah dikunyah hingga memilih mundur dari perlombaan.

Panitia pun menyediakan madu murni untuk menetralkan rasa pedas dan getir di mulut peserta. Dalam aturan main, setiap peserta wajib menghabiskan tiga tusuk sate yang masing-masing berisi empat siung bawang merah dan empat siung bawang putih.

Pada babak final, peserta diadu kecepatan mengunyah sate bawang dalam tenggat waktu singkat.

"Rasanya pedas dan baunya menyengat sekali, tapi seru karena dicocol madu," ujar salah satu siswa peserta lomba, RR Almera Jasmine Dziqrina, Sabtu (15/8/2026).

Senada dengan Almera, peserta lainnya, Azhrin, mengaku harus berjuang keras menahan rasa getir agar bisa menyelesaikan perlombaan.

Kepala SDI Al-Azhar 53 Brebes, Abdul Harris, menjelaskan bahwa lomba makan sate bawang merah-putih ini tidak sekadar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga membawa misi pengenalan potensi daerah.

"Lomba ini merupakan cara unik kami dalam mendukung program potensi lokal, mengingat Kabupaten Brebes merupakan pusat ekonomi pertanian bawang merah nasional. Kami ingin menanamkan rasa bangga pada daerah sejak dini," kata Abdul Harris.

Selain edukasi potensi daerah, penggabungan konsumsi bawang mentah dan madu murni juga dipandang memiliki nilai manfaat kesehatan yang tinggi bagi anak-anak.

Wali murid yang juga berprofesi sebagai terapis, Tejo Asmoro, menambahkan bahwa mengonsumsi bawang merah, bawang putih, dan madu murni secara terukur sangat bermanfaat untuk tubuh, di antaranya mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan sistem imunitas anak.

Editor : Jamaluddin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network