get app
inews
Aa Text
Read Next : Menhan Tinjau Progres Satgas Kuala dalam Normalisasi Muara dan Sungai di Aceh Tamiang

Dokumen Penting Disdikbud Pidie Jaya Rusak Parah, Tersapu Banjir dan Lumpur

Rabu, 10 Desember 2025 | 16:49 WIB
header img
Dokumen milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie Jaya rusak parah. Foto: iNews

PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Dampak buruk banjir Aceh yang melanda wilayah Pidie Jaya, Aceh, menyisakan kerugian besar di sektor administrasi pemerintahan, terutama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Sebagian besar dokumen penting dan arsip di kantor dinas tersebut dilaporkan rusak parah karena terendam air, basah, dan diselimuti lumpur tebal.

Plt Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pidie Jaya, Fadli mengatakan, bahwa kerusakan dokumen ini menghambat proses administrasi dan pendataan sekolah pasca-bencana.

"Kami sedang berupaya menyelamatkan dan membersihkan sisa-sisa dokumen yang masih bisa diselamatkan. Kerusakannya sangat parah, banyak arsip penting, termasuk data kepegawaian dan rencana anggaran sekolah, yang kini basah dan berlumpur," ujar Fadli.

Proses Penyelamatan dan Pendataan Ulang

Tim dari Disdikbud, dibantu beberapa relawan, saat ini tengah melakukan kerja keras untuk memisahkan dokumen yang masih utuh dari tumpukan arsip yang rusak. Langkah awal yang dilakukan adalah menjemur dan mendigitalisasi dokumen yang kondisinya masih memungkinkan.

"Ini pekerjaan yang sangat sulit dan membutuhkan waktu lama, mengingat banyaknya dokumen yang harus kami data ulang. Kerusakan ini mengganggu koordinasi kami dengan sekolah-sekolah di lapangan," tambahnya.

Banjir bandang yang terjadi (sebutkan perkiraan waktu kejadian) menyebabkan air merendam lantai dasar kantor dinas dengan ketinggian yang signifikan, melumpuhkan seluruh aktivitas administrasi.

Pihak Disdikbud Pidie Jaya berharap adanya bantuan tenaga dan peralatan khusus dari instansi terkait, khususnya untuk proses restorasi dokumen penting yang tidak bisa didigitalisasi. Prioritas utama saat ini adalah memastikan data guru dan siswa tidak hilang total agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera dipulihkan setelah kondisi membaik.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut