Mahasiswa STIK Salurkan Bansos Kapolri ke Delapan Titik Pengungsian Banjir Bandang dan Longsor
Di Kecamatan Meureudu, bantuan diberikan kepada pengungsi di Gampong Manyang Cut sebanyak 47 jiwa dan Gampong Meunasah Lhok sebanyak tujuh jiwa.
Sementara di Kecamatan Meurah Dua, bantuan disalurkan kepada pengungsi di Gampong Meunasah Bie (60 jiwa), Meunasah Raya (203 jiwa), Blang Cut (102 jiwa), Mancang (12 jiwa), Seunong (62 jiwa), serta Gampong Geunteng (20 jiwa).
Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi daging rendang, ikan teri, ikan asin, dan abon ikan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa penyaluran bansos tersebut merupakan wujud kepedulian Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih berada di pengungsian, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan. Kehadiran Polri merupakan komitmen untuk terus membantu proses pemulihan pascabencana serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Mahruzar.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS sebagai implementasi pembelajaran lapangan sekaligus penguatan sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan bagi warga, khususnya selama masa pemulihan pascabencana di wilayah Pidie Jaya.
Editor : Jamaluddin