Polres Pidie Jaya Amankan Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Revitalisasi Sekolah 2026
PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id – Kepolisian Resor Pidie Jaya mengamankan kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti dalam rangka peresmian revitalisasi sekolah tahun 2025 serta peletakan batu pertama pembangunan pendidikan tahun 2026 di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin (9/3/2026).
Pengamanan kegiatan dipimpin Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi yang mewakili Kapolres Ahmad Faisal Pasaribu bersama personel Polres guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi mengatakan, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sejumlah titik lokasi kegiatan yang berada di dua kecamatan, yakni Meureudu dan Meurah Dua.
“Personel Polres Pidie Jaya melaksanakan pengamanan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI berlangsung,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, perwakilan Kodim 0102 Pidie, unsur Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie Jaya, Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, serta jajaran Forkopimda, kepala SKPK, dewan guru dan insan pers.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti meninjau sejumlah sekolah di wilayah Pidie Jaya, di antaranya TK Malahayati Meureudu, SD Negeri 8 Meureudu dan SMA Negeri 2 Meureudu yang berada di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua.
Rombongan kemudian melanjutkan agenda ke SMA Negeri 1 Meureudu di Gampong Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu untuk meresmikan pembangunan revitalisasi sekolah tahun 2025 sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan tahun 2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta salat Magrib berjamaah. Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa pemerintah pusat akan terus melanjutkan program pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2026.
Di Kabupaten Pidie Jaya, program tersebut mencakup pembangunan dan revitalisasi 32 taman kanak-kanak, 21 sekolah dasar, 3 sekolah menengah pertama, 7 sekolah menengah kejuruan, 8 sekolah menengah atas, serta 1 sekolah luar biasa.
Pemerintah juga memprioritaskan revitalisasi sekolah yang terdampak bencana, termasuk sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah yang harus direlokasi, serta sekolah di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 triliun pada tahun 2026 guna memastikan fasilitas pendidikan yang lebih layak sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Editor : Jamaluddin