Forkopimda Pidie Jaya Turun ke Pasar, Polisi Pastikan Harga Sembako Tetap Stabil Jelang Idulfitri
PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah turun langsung memantau kondisi pasar untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan stok bahan pangan tersedia bagi masyarakat.
Kapolres Pidie Jaya Ahmad Faisal Pasaribu bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Keude Trienggadeng, Kecamatan Trienggadeng, Selasa (17/3/2026).
Sidak ini dilakukan untuk mengecek secara langsung harga serta ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang menjelang meningkatnya permintaan masyarakat saat momentum Lebaran.
Melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya Mahruzar Hariadi, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penimbunan barang di pasaran.
“Kegiatan sidak ini dilaksanakan bersama Forkopimda dan instansi terkait untuk memastikan harga sembako tetap stabil, stok tersedia, serta tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas utama masih berada pada harga yang relatif stabil.
Harga telur tercatat sekitar Rp55.000 per papan, minyak goreng berkisar Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter, beras premium Rp220.000 sampai Rp235.000 per 15 kilogram, serta gula pasir Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditas sayuran, harga cabai merah berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, serta tomat sekitar Rp12.000 per kilogram.
Menurut Mahruzar, dari hasil pengecekan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan barang ataupun praktik monopoli harga oleh pedagang.
“Distribusi bahan pokok juga berjalan lancar dan stok diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga mendorong dinas terkait untuk terus memantau perkembangan harga di pasar serta mempertimbangkan pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah guna menekan inflasi menjelang Idulfitri.
Kegiatan sidak tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Sekretaris Daerah Munawar Ibrahim, perwakilan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat utama Polres Pidie Jaya, Muspika Kecamatan Trienggadeng, serta awak media.
Pemerintah daerah berharap langkah pemantauan langsung ke pasar ini dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idulfitri.
Editor : Jamaluddin