Andalkan 3.000 Burung Puyuh, BUMG di Aceh Selatan Hasilkan Ribuan Butir Telur Tiap Hari
Ia berharap adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, terutama melalui program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai dapat menjadi solusi untuk menyerap produksi telur puyuh secara berkelanjutan.
Menurut Asmadi, jika kerja sama dengan dapur-dapur MBG di Aceh Selatan dapat terjalin, kebutuhan telur puyuh berpotensi meningkat.
Selain itu, peluang kemitraan juga terbuka dengan pelaku usaha katering maupun masyarakat umum. Saat ini, pemasaran masih terbatas di wilayah sekitar karena belum adanya jaringan distribusi yang lebih luas.
Padahal, produksi terus berjalan setiap hari, sementara daya tahan telur puyuh bisa mencapai lebih dari dua minggu.
“Kalau pemasaran lancar, produksi ini sebenarnya bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.
Di sisi lain, BUMG juga menghadapi tantangan biaya produksi, terutama untuk pakan yang masih didatangkan dari luar daerah dengan kebutuhan lebih dari satu sak per hari.
Editor : Jamaluddin