Mata Berbinar di Kelas Kusam: Saat Dongeng Maudy Ayunda Kembalikan Senyum Bocah Korban Banjir Aceh
ACEH TIMUR, iNewsPortalAceh.id - Di balik dinding putih polos sebuah ruang kelas yang bersahaja, Maudy Ayunda tampak merendahkan tubuhnya, berjongkok agar bisa sejajar dengan tatapan murid-murid kecil di hadapannya. Aktris yang kini menginjak usia 31 tahun itu tampil anggun mengenakan rompi merah marun yang dipadukan dengan hijab biru tua.
Dari jendela besar di sisi kiri ruangan, secercah cahaya matahari pagi masuk perlahan, menyinari momen hangat saat anak-anak mulai mengerubunginya dengan sepasang mata yang memancarkan rasa penasaran yang besar.
Di sudut lain, beberapa siswi duduk dengan tenang, menyimak setiap untaian kata dari obrolan hangat bersama sang aktris. Tas-tas sekolah berwarna merah tampak bersandar rapi di samping meja belajar bernuansa biru-putih yang terlihat masih baru.
Meski ruang kelas itu terbilang sederhana—hanya mengandalkan ventilasi terbuka tanpa banyak dekorasi dinding—ada atmosfer kenyamanan yang perlahan kembali tumbuh di sana. Ruangan itu seolah menjadi saksi bangkitnya tawa dan keceriaan anak-anak Aceh Timur, membasuh sisa-sisa duka dan trauma setelah wilayah mereka diterjang bencana banjir Aceh.
Kegiatan semakin hidup saat lulusan Stanford University itu memasuki ruang kelas lain yang lebih padat. Ia duduk di kursi kecil sambil memegang buku cerita dan mikrofon hitam. Puluhan anak duduk lesehan memenuhi ruangan bercat kuning kusam yang mulai mengelupas. Mata mereka berbinar mengikuti cerita yang dibacakan penyanyi lagu Perahu Kertas tersebut. Bahkan beberapa warga tampak ikut mengintip dari balik jendela yang terbuka.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar