Didukung Mualem dan Abu Paya Pasi, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Dukungan itu antara lain disampaikan secara lisan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat periode 2020- 2025 T Riefky Harsya di hadapan 18 Ketua DPC, serta dukungan tertulis dari 18 dari 23 Ketua DPC se-Aceh.
Dia juga mendapat dukungan dari dua organisasi sayap Partai Demokrat di Aceh, yaitu IMDI dan BMI.
Di luar partai, dukungan moral juga datang dari sejumlah tokoh penting Aceh. Di antaranya Gubernur Aceh H Muzakir Manaf atau Mualem selaku Ketua Umum DPP Partai Aceh, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, dan Abu Paya Pasi selaku Imam Besar Masjid Baiturrahman.
Dukungan dari eksternal tokoh masyarakat ini bakal menjadi modal kuat bagi Nurdiansyah dalam membesarkan Partai Demokrat di Aceh.
"Dukungan internal dan tokoh masyarakat ini memiliki semangat yang sama yaitu kebersamaan dalam membesarkan partai dan membangun Aceh di masa yang akan datang," ujar Nurdiansyah.
Kabarnya, Nurdiansyah bakal bersaing dengan kandidat lain dalam Musda Demokrat Aceh bulan Agustus mendatang, yakni Sayuti Abu Bakar, mantan caleg DPR RI dari PKB yang gagal melenggang ke Senayan di Pileg 2019.
Sayuti yang pernah menjadi sekretaris Majelis Tinggi Partai Nangroe Aceh kini menjabat Wali Kota Lhokseumawe.
5 Komitmen Nurdiansyah Jika Dipercaya Pimpin Demokrat Aceh
Nurdiansyah memaparkan 5 komitmen jika mendapat penugasan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh:
1. Siap ditugaskan sebagai Caleg DPR RI 2029 dan menjalankan setiap arahan partai.
2. Membangun minimal 3 kantor DPC milik partai selama periode kepemimpinan.
3. Menargetkan Aceh menyumbang minimal 2 kursi DPR RI pada Pemilu 2029 dengan menggalang caleg potensial sejak dini.
4. Merapikan struktur partai dari tingkat Anak Ranting hingga DPD sesegera mungkin.
5. Laporan berkala ke DPP dan siap dievaluasi serta menerima sanksi organisasi jika tidak menjalankan komitmen.
Dia menegaskan seluruh proses pencalonan diserahkan sepenuhnya kepada kewenangan Ketum AHY.
"Saya hadir dengan penuh rasa hormat, siap mengikuti seluruh mekanisme partai, serta menerima apa pun keputusan terbaik yang nantinya ditetapkan oleh Ketum AHY. Bagi saya, yang terpenting adalah tetap menjaga persatuan, marwah partai, dan semangat pengabdian kepada Partai Demokrat," pungkasnya.
Musda DPD Partai Demokrat Aceh diprediksi menjadi salah satu perhatian DPP, mengingat posisi strategis Aceh dalam peta politik nasional dan target penambahan kursi DPR RI pada 2029.
Editor: Suriya Mohamad Said