Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sibral Tembus Kementan, Bawa Usulan Traktor hingga Drone untuk Bangkitkan Sawah Pidie Jaya
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Sibral Percayakan Pertanian Pidie Jaya kepada M Nur, Pemulihan Pascabanjir Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:42 WIB
  • author Jamalpangwa
Bupati Sibral Percayakan Pertanian Pidie Jaya kepada M Nur, Pemulihan Pascabanjir Jadi Tantangan
Bupati Sibral Percayakan Pertanian Pidie Jaya kepada M Nur, Pemulihan Pascabanjir Jadi Tantangan.(Foto : Istimewa).

PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id – Banjir boleh merendam sawah, lumpur boleh menutup tanah, tetapi harapan petani tidak boleh ikut tenggelam. Semangat itulah yang kini mewarnai upaya pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, melalui langkah adaptasi dari lahan persawahan terdampak banjir menjadi ladang jagung. 

Di balik upaya tersebut, nama Muhammad Nur, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam mendorong petani kembali produktif setelah bencana.

Muhammad Nur dipercaya oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi untuk mengemban tugas sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan.

Amanah itu menempatkannya pada posisi strategis dalam mendukung pemulihan pertanian, menjaga produktivitas lahan, dan membantu petani menghadapi tantangan pascabencana.

Dari Sawah Berlumpur, Muncul Gagasan Baru

Banjir besar meninggalkan persoalan serius bagi petani. Lahan yang sebelumnya ditanami padi mengalami perubahan kondisi akibat endapan lumpur, sementara sejumlah bagian pematang dan saluran air membutuhkan perbaikan.

Situasi tersebut membuat petani harus mencari pilihan agar lahan mereka tidak terus terbengkalai.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengalihkan sebagian lahan terdampak menjadi budidaya jagung, dengan menyesuaikan kondisi tanah dan kebutuhan pengolahan lahan.

Perubahan ini bukan perkara mudah. Tanah harus diolah kembali, bagian yang rusak diperbaiki, dan tanaman dirawat secara intensif agar dapat tumbuh dengan baik.

Namun, bagi petani, membiarkan lahan tidak produktif bukanlah pilihan yang diinginkan. Mereka membutuhkan jalan untuk kembali bekerja, memperoleh hasil, dan menghidupkan perekonomian keluarga.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut