25 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Akibat Bencana, Mendagri: Opsi Relokasi atau Bantuan Rp60 Juta

Danandaya Arya Putra
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan dampak masif bencana banjir Aceh dan Sumatra Utara. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsPortalAceh.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan dampak masif bencana banjir Aceh dan Sumatra Utara. Tercatat, sebanyak 25 desa dinyatakan hilang karena kerusakan geografis yang sangat parah dan tidak mungkin lagi ditempati.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana telah menyiapkan dua skema solusi bagi warga terdampak.

Opsi Pertama: Relokasi Kolektif

Bagi warga yang desanya sudah tidak bisa dipulihkan, pemerintah akan melakukan relokasi total. Langkah ini mencakup pencarian lahan baru yang aman secara geologis untuk membangun kembali pemukiman warga secara kolektif.

"Jika memang desanya sudah tidak ada atau tidak bisa ditempati lagi, otomatis harus direlokasi. Kami sedang mencari tempat yang tepat untuk memindahkan desa-desa tersebut," ujar Tito dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Opsi Kedua: Bantuan Mandiri Rp60 Juta

Pemerintah juga memberikan fleksibilitas bagi warga yang tidak ingin mengikuti program relokasi kolektif dan lebih memilih pindah ke lokasi pilihan pribadi. Untuk kategori ini, pemerintah menyiapkan dana bantuan pembangunan rumah sebesar Rp60 juta.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network