ACEH TAMIANG, iNewsPortalAceh.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menunjukkan aksi simpatik saat meninjau SMPN 1 Karang Baru, Aceh Tamiang, pada Jumat (30/1/2026).
Tanpa canggung, Gibran ikut duduk lesehan bersama para siswa dan guru di ruang kelas yang kondisinya masih minim fasilitas pasca banjir Aceh.
Kehadiran Wapres bertujuan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung meski sarana prasarana sekolah mengalami kerusakan berat.
Bencana banjir yang melanda kawasan tersebut memberikan dampak yang sangat masif bagi ekosistem sekolah. Tercatat sebanyak 665 dari total 698 siswa terdampak langsung oleh bencana, begitu pula dengan tenaga pendidik di mana 67 dari 71 guru dan staf turut merasakan dampak serupa.
Kerusakan fisik sekolah mencakup hampir seluruh fasilitas di lantai dasar, termasuk ruang kelas, laboratorium, UKS, musala, hingga ruang administrasi. Seluruh meja, kursi, dan papan tulis rusak parah sehingga aktivitas sekolah harus dilakukan dengan keterbatasan alat penunjang.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, pihak sekolah sempat melaksanakan pembelajaran secara komunal. Namun sejak 28 Januari 2026, pembelajaran mulai dialihkan ke sembilan ruang kelas yang masih layak dengan pengaturan jadwal khusus dan penggabungan siswa secara bertahap.
Dalam kunjungannya, Gibran secara langsung mendata kebutuhan mendesak seperti mebeler, laptop untuk guru, seragam dinas, hingga perangkat komputer dan printer guna mendukung operasional administrasi sekolah.
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Wapres memberikan instruksi tegas untuk mempercepat pengadaan meja, kursi, dan papan tulis agar fasilitas dasar segera terpenuhi. Kepala SMPN 1 Karang Baru, Edi Wahyudi, menyampaikan bahwa Gibran berkomitmen untuk memaksimalkan koordinasi antarlembaga demi pemulihan bangunan sekolah secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan siswa dalam menuntut ilmu di sekolah tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
