Ratna Sari Dewi Dorong Keluarga Perkuat Literasi Anak di Era Digital

Erdawati
Ratna Sari Dewi Dorong Keluarga Perkuat Literasi Anak di Era Digital.(Foto : Istimewa).

ACEH BARAT DAYA, iNewsPortalAceh.id – Bunda Literasi Kabupaten Aceh Barat Daya, Ny. Ratna Sari Dewi, mendorong keluarga menjadikan rumah sebagai fondasi utama dalam membangun budaya literasi dan membentuk karakter anak.

Menurutnya, kebiasaan membaca, belajar, dan berpikir kritis perlu ditanamkan sejak dini melalui pendampingan orang tua, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Ratna Sari Dewi mengatakan, pembentukan generasi yang cerdas dan berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal di sekolah.

Lingkungan keluarga juga memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan, pola pikir, serta karakter anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Masa depan anak-anak tidak hanya dibentuk oleh apa yang mereka pelajari di sekolah, tetapi juga oleh apa yang mereka lihat dan biasakan di rumah,” kata Ratna Sari Dewi, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, budaya literasi dapat dimulai melalui langkah-langkah sederhana di lingkungan keluarga, seperti menyediakan waktu untuk membaca bersama, menemani anak mengerjakan tugas, serta mengajak mereka berdiskusi mengenai berbagai hal yang dapat menambah wawasan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, memperluas pengetahuan, dan membangun kemampuan memahami informasi secara lebih baik.

Ratna juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan perangkat digital.

Di tengah kemudahan akses informasi, anak perlu mendapatkan arahan agar teknologi dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, termasuk mencari pengetahuan dan menunjang proses pembelajaran.

Ia menilai, literasi pada masa kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami, menilai, dan menggunakan informasi secara bijak.

Karena itu, keterlibatan orang tua diperlukan agar anak mampu membedakan informasi yang bermanfaat dan menghindari penggunaan teknologi yang dapat mengganggu proses belajar maupun perkembangan karakter mereka.

Sebagai Bunda Literasi, Ratna Sari Dewi menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut tidak dapat dijalankan secara mandiri. Diperlukan keterlibatan keluarga, tenaga pendidik, komunitas literasi, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Ia berharap peran yang diembannya dapat memperkuat kolaborasi antara rumah, sekolah, dan lingkungan sosial sehingga kebiasaan membaca serta semangat belajar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ratna juga mengajak para Bunda Literasi dan pendidik untuk terus mendorong kegiatan yang mendekatkan anak-anak dengan buku, pengetahuan, dan aktivitas belajar yang menyenangkan.

Menurutnya, keberhasilan membangun budaya literasi membutuhkan konsistensi dan keteladanan. Anak akan lebih mudah mengembangkan kebiasaan positif apabila mendapatkan contoh nyata dari orang-orang terdekatnya.

“Saya sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh Bunda Literasi, para pendidik, serta masyarakat untuk saling menguatkan. Membangun generasi yang berkualitas adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap, gerakan literasi yang tumbuh dari lingkungan keluarga dapat menjadi landasan bagi lahirnya generasi Aceh Barat Daya yang berpengetahuan luas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Editor : Jamaluddin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network