Kasummi Warga Miskin di Aceh, Butuh Bantuan Rumah Layak Huni

Azhar
Foto :Kasummi Warga Miskin di Aceh Utara, Butuh Batuan Rumah Layak Huni.(Azhar)

ACEH UTARA,iNews.id- Kasummi (68) janda miskin Warga Matang Cut Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara mewakili sekitar tiga puluhan warga miskin lainnya, yang sama- sama masih berteduh di gubuk reot (red- Rumah Tidak Layak Huni).

Kondisi rumah mulai rusak sejak dari tahun 2014 lalu hingga saat ini belum dapat diperbaiki karena himpitan ekonomi keluarganya, bahkan sejauh juga tersentuh bantuan dari pihak manapun baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Aceh.

Padahal setiap musim pemilu tiba, banyak para kandidat calon kepala daerah dan calon legeslatif yang datang untuk berkampanye di daerah tersebut, bahkan banyak meninggalkan janji jika sudah mendudukan kursi jabatan.

Janji tinggallah janji yang menjadi kenangan kelam dari dunia perpolitikan, masyarakat akan tetap dan terus menjadi korban janji disetiap kontentasi pada musim pemilu tiba.

Kasummi yang diwakili anaknya Surniati (40) kepada pewarta menuturkan, sejauh keluarganya ini belum ada orang yang memberikan bantuan baik dari Pemkab Aceh Utara serta Provinsi Aceh untuk perbaikan tempat tinggal ibu juga keluarganya yang tinggal berdampingan dengan kondisi yang hampir sama.

"Keluarga kami memang terlahir tidak mampu maka dengan datangnya Media, mudah-mudahan mendapat perhatian dari Pemerintah dan dermawan lainnya untuk membangun rumah yang layak buat kami," ujarnya dengan raut sedih dihadapan awak media yang bertugas dilapangan.

Dengan kondisi ibunya yang sudah tua dan sering sakit-sakitan, Surniati sangat berharap ada pihak yang terketuk hatinya untuk dapat membantu keluarganya.

"Saya minta/memohon kepada pemerintah dan pihak lainnya, tolong bantu kami pak, kami sudah bertahun-tahun hidup di gubuk reot, saat hujan kami harus pindah/geser ketempat yang tidak bocor," lanjutnya Ditempat terpisah.

Keuchik Matang Cut, Kecamatan Baktiya, Abdul Mutalib juga sangat prihatin dengan kondisi warganya, kondisi pandemi pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, Hanya dapat berharap agar kiranya pemerintah Pemkab Aceh Utara dan pemprov Aceh dapat membantu rumah layak huni untuk keluarga Kasummi, karena tempat tinggal yang ditempati saat ini sangat memprihatinkan.

"Keluarga Kasummi sangat butuh perhatian dari pemerintah baik program rehab maupun dibangun yang baru," ujar Abdul.

Keuchik menuturkan, anggaran dari Dana Desa untuk pembangunan rumah tidak bisa dianggarkan selama Covid19, anggaran harus di prioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT)

"Dana Desa tidak tercapai karena diprioritaskan untuk BLT," tutur Keuchiik Abdul Mutalib, Rabu (01/06/2022) di kediamannya.

Dari amatan media ini, rumah Kasummsi dan 3 rumah anaknya yang hidup berdampingan, dengan kondisi rumah juga hampir sama, yang sangat meprihatikan bahkan dari keempat rumah, hanya satu paling belakang yang mempunyai sumur tanpa ada WC, dari itu mereka juga berharap ada bantuan rumah beserta dilengkapi MCK.

Editor : Jamaluddin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network