Warga Meureudu Bernapas Lega, Ancaman Penyakit dari Lumpur Sisa Banjir Mulai Dibersihkan
PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id — Upaya pemulihan pascabencana banjir Aceh dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Balai PBPK Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Nindya Karya (Danantara) melakukan pembersihan jalan lingkungan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Minggu (8/2/2026).
Pembersihan difokuskan pada pengerukan timbunan lumpur tebal yang menutup badan jalan lingkungan.
Material tersebut merupakan sisa banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025, yang hingga kini masih menyisakan dampak serius di sejumlah permukiman warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses jalan tampak tertutup lumpur dengan bekas lintasan alat berat di sepanjang badan jalan.
Di sisi kiri dan kanan, timbunan tanah dan akar pepohonan terlihat masih mengapit jalur lingkungan, menandakan besarnya volume material yang terbawa arus banjir saat bencana terjadi.
Kegiatan ini bertujuan membuka kembali akses jalan warga yang selama berbulan-bulan terganggu, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di lingkungan tersebut.
Selain itu, perapian jalan dilakukan untuk mencegah genangan air dan meminimalkan risiko licin saat hujan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan, pembersihan jalan lingkungan menjadi prioritas dalam tahapan pemulihan, mengingat banyak ruas permukiman yang masih tertutup lumpur dan belum dapat dilalui secara normal.
Editor : Jamaluddin