Listrik Masih Padam, Relawan Garis Depan org Berhasil Tembus Desa Kappa Bireuen
Di tengah sunyi yang menyesakkan itu, relawan Garis Depan org datang dari Jakarta dan menetap selama tiga hari di Bireuen, menuju ke beberapa titik di desa bireun,
Mereka menembus jalan rusak dan jembatan darurat untuk mencapai Desa Kappa, membawa bantuan logistik serta menghadirkan trauma healing memberi ruang bagi anak-anak untuk kembali tertawa dan bagi orang dewasa untuk sekadar bercerita, melepaskan beban yang lama dipendam.
Ketua Relawan Garis Depan org, Inggit Ambar Wulan, tak kuasa menyembunyikan keterkejutannya melihat kondisi lapangan.
“Terus terang, bantuan yang kami bawa ini tidak cukup. Apa yang kami temui jauh lebih miris dari bayangan kami. Desa ini gelap, terputus, dan bertahan dalam kondisi yang darurat. Ini tidak boleh ditutup-tutupi,” ujar Inggit dengan suara bergetar, matanya berkaca-kaca.
Editor : Armia Jamil