Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Jakarta, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Pidie Jaya Murka: ASN Jangan Ambil Gaji Negara Kalau Masih Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja

Senin, 11 Mei 2026 | 09:53 WIB
  • author Jamalpangwa
Bupati Pidie Jaya Murka: ASN Jangan Ambil Gaji Negara Kalau Masih Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar meningkatkan disiplin kerja. (Foto : Istimewa).

PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar meningkatkan disiplin kerja dan mempercepat penyelesaian administrasi pascabencana dalam apel gabungan di halaman kantor bupati setempat, Senin (11/5/2026).

Dalam arahannya, Sibral menegaskan tidak akan menoleransi ASN yang lamban bekerja, tidak disiplin, hingga yang kerap menghabiskan jam dinas di warung kopi.

Ia memberikan tenggat waktu maksimal dua hari bagi OPD terkait untuk merampungkan dokumen penting rehabilitasi dan rekonstruksi agar dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak hilang.

Selain sanksi disiplin dan evaluasi kinerja, bupati juga mengancam tindakan tegas terhadap oknum yang terindikasi menyalahgunakan keuangan negara.

“Jangan sampai Kabupaten Pidie Jaya tertinggal hanya karena lambat bekerja,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Bupati meminta seluruh dokumen penting, terutama yang berkaitan dengan data fakta bencana, R3P, RANDU, serta administrasi pendukung lainnya, harus diproses maksimal dalam waktu dua hari.

Menurutnya, percepatan administrasi menjadi kunci agar kebutuhan masyarakat terdampak bencana segera mendapat perhatian pemerintah pusat.

Tak hanya soal penanganan data bencana, Sibral juga memberi sinyal akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Pejabat yang dianggap tidak serius menjalankan tugas diminta siap menerima konsekuensi sesuai aturan yang berlaku.

Suasana apel memanas ketika bupati menyinggung kebiasaan sejumlah ASN yang hanya datang untuk absensi lalu menghabiskan waktu di warung kopi.

Ia meminta BKPSDM bertindak tegas terhadap aparatur yang dinilai tidak disiplin dan tidak menunjukkan etos kerja.

“Jangan sampai kita menjadi orang yang digaji negara tetapi justru mengambil hak negara dengan cara yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

Peringatan tersebut juga disertai ancaman tegas terhadap dugaan penyalahgunaan keuangan negara.

Sibral meminta pihak-pihak yang terlibat segera mengembalikan kerugian negara apabila ditemukan pelanggaran dalam pengelolaan anggaran.

Sebagai langkah pembenahan internal, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga akan memberlakukan gotong royong rutin setiap Jumat di seluruh OPD.

Selain itu, sistem pengawasan kehadiran ASN akan diperketat melalui grup pelaporan khusus yang dipantau langsung pemerintah daerah.

Meski tampil keras dalam arahannya, Sibral menegaskan langkah tersebut bukan dilatarbelakangi persoalan pribadi, melainkan demi memperbaiki disiplin birokrasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak ada dendam pribadi. Tapi aturan harus ditegakkan agar pemerintahan berjalan maksimal dan masyarakat tidak dirugikan,” tutupnya.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut