Pidie Jaya Terima Ekskavator Bantuan Pemerintah Pusat
PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan pemerintah pusat berupa satu unit ekskavator yang disalurkan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi usai pemerintah pusat menyerahkan bantuan alat berat kepada delapan kabupaten/kota terdampak banjir bandang di Aceh.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Pidie Jaya. Bantuan ini sangat berarti dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana," ujar Sibral Malasyi.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program percepatan rehabilitasi kawasan terdampak banjir bandang yang melanda Aceh pada 26 November 2025.
Melalui KKP RI, pemerintah pusat menyalurkan delapan unit excavator dengan nilai lebih dari Rp11 miliar kepada delapan kabupaten/kota guna mendukung pemulihan sektor kelautan dan perikanan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Kecamatan Lhoksukon, Kamis (6/8/2026), oleh Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP RI, Enggar Sadtopo. Prosesi diawali dengan tradisi peusijuek (tepung tawar) oleh Waled Lapang sebagai bentuk doa agar bantuan tersebut membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Sibral menjelaskan, excavator tersebut akan menjadi aset strategis Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk mempercepat rehabilitasi tambak masyarakat, normalisasi saluran air, perbaikan akses menuju kawasan perikanan, serta berbagai pekerjaan teknis lainnya yang hingga kini masih terdampak banjir hidrometeorologi.
Menurutnya, kerusakan yang ditimbulkan bencana tidak hanya menghantam permukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.
"Kehadiran alat berat ini akan mempercepat pekerjaan di lapangan sehingga masyarakat dapat kembali berproduksi. Kami akan memanfaatkan bantuan ini secara maksimal untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pesisir," katanya.
Sibral juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat proses rehabilitasi pascabencana.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap Pidie Jaya terus berlanjut, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Dengan tambahan alat berat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya optimistis rehabilitasi kawasan perikanan, tambak, dan infrastruktur pendukung dapat dipercepat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah diterjang bencana hidrometeorologi.
Editor : Jamaluddin