Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TP PKK Aceh Turun ke Sarah Mane, Gerakkan Gammawar dan Salurkan Bantuan untuk Warga Pidie Jaya
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Aceh Barat Daya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Longsor

Minggu, 20 September 2026 | 19:55 WIB
  • author Erdawati
Pemkab Aceh Barat Daya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Longsor
KETERANGAN FOTO: Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, didampingi Kadis Sosial dan Kalak BPBD Aceh Barat Daya menyerahkan bantuan masa panik bagi korban banjir. (Foto: Istimewa)

ACEH BARAT DAYA, iNewsPortalAceh.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menyalurkan bantuan masa panik kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, Jumat (18/9/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung di Blangpidie dengan turut didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Barat Daya, Iin Supardi, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Daya, Mukhsin.

Bantuan kemudian diserahkan kepada pemerintah kecamatan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Paket bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan logistik pangan, pakaian layak pakai, serta makanan ringan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini jangan dinilai dari harganya, tetapi sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” ujar Zaman Akli.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam dari Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, kepada seluruh warga terdampak.

Menurutnya, Bupati belum dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah, namun tetap memantau perkembangan kondisi masyarakat pascabencana.

“Pak Bupati menitipkan salam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Beliau juga terus berupaya mencari solusi agar persoalan banjir yang kerap terjadi di daerah ini dapat segera ditangani secara menyeluruh,” katanya.

Bencana banjir dan tanah longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Barat Daya sejak Rabu (16/9/2026).

Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir dan sejumlah akses transportasi mengalami gangguan.

Selain merendam permukiman, bencana tersebut juga menyebabkan satu unit rumah warga di Gampong Cot Manee, Kecamatan Jeumpa, tertimbun material longsor.

Di Kecamatan Tangan-Tangan, sebuah jembatan di Gampong Adan dilaporkan putus total, sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat.

Dampak lainnya juga dirasakan sektor pertanian. Sedikitnya 215 hektare lahan persawahan milik petani dilaporkan terendam banjir, yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut