8.000 Orang Bakal Padati Pidie Jaya, Bupati Sibral Malasyi Kebut Persiapan HUT RI ke-81
PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Ribuan orang akan dikerahkan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Tak ingin momentum sakral itu berjalan seadanya, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi memerintahkan seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan setiap detail persiapan benar-benar siap sebelum hari pelaksanaan.
Dalam rapat koordinasi pemantapan yang melibatkan Forkopimda, pimpinan DPRK, para asisten, kepala SKPK/OPD, camat hingga seluruh seksi kepanitiaan, Bupati Sibral menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini harus berlangsung aman, tertib, lancar sekaligus khidmat.
Perhatian terbesar diarahkan pada upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang diproyeksikan melibatkan sekitar 8.000 peserta dari berbagai unsur.
Jumlah peserta yang sangat besar membuat persiapan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Tata letak, jalur peserta, keamanan, kesehatan, lalu lintas, konsumsi, dokumentasi hingga fasilitas pendukung harus dipastikan matang.
“Kita masih memiliki waktu untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan seluruh persiapan. Setiap kekurangan harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti agar tidak menjadi persoalan pada saat hari H,” tegas Sibral.
Delapan Ribu Peserta, Semua Sektor Digerakkan
Bupati meminta setiap leading sector bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Potensi persoalan juga diminta diantisipasi sejak dini agar tidak muncul pada saat ribuan peserta telah berkumpul.
Rangkaian peringatan bahkan dimulai beberapa hari sebelum detik-detik perayaan kemerdekaan. Agenda diawali dengan pengukuhan Paskibraka pada 13 Agustus, dilanjutkan gladi kotor pada 14 Agustus dan gladi bersih pada 15 Agustus.
Pada 16 Agustus, suasana kemerdekaan akan semakin terasa melalui Karnaval Kemerdekaan, Malam Taptu dan Pawai Obor.
Puncaknya berlangsung pada 17 Agustus. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dijadwalkan pukul 07.30 WIB.
Setelah itu, masyarakat akan disuguhi rangkaian kegiatan Cek Kesehatan Gratis Kemerdekaan Berhadiah dan Festival Seni dan Budaya Anak.
Sore harinya, upacara penurunan bendera dijadwalkan pukul 16.00 WIB, sebelum seluruh rangkaian ditutup dengan malam resepsi di Pendopo Bupati pada pukul 20.00 WIB.
TNI, Polri, ASN hingga Pelajar Dilibatkan
Untuk upacara pengibaran, Bupati Pidie Jaya ditetapkan sebagai Inspektur Upacara. Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Supriyadi, sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Irwansyah.
Pembawa acara adalah Maulida, A.Md. Sejumlah petugas cadangan juga disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Sementara upacara penurunan Bendera Merah Putih akan dipimpin Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos sebagai Inspektur Upacara, dengan Kajari Pidie Jaya Said Muhammad, S.H., M.H sebagai cadangan.
Keterlibatan peserta juga dibuat lintas kelompok. TNI/Polri, ASN, pelajar, Pramuka, Satpol PP, Polhut, organisasi kepemudaan, mahasiswa hingga masyarakat akan mengambil bagian dalam rangkaian peringatan tersebut.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, pengaturan waktu dan lokasi menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.
Bupati meminta setiap seksi segera melaporkan apabila masih terdapat kekurangan personel, peralatan maupun kebutuhan lainnya.
“Kita hanya melaksanakan peringatan ini satu hari, sehingga mari kita berikan yang terbaik,” pesan Sibral.
Bukan Sekadar Upacara
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya ingin peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk kembali menghidupkan semangat nasionalisme, persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan persiapan yang dikebut sejak jauh hari, Pemkab Pidie Jaya menargetkan seluruh persoalan teknis telah selesai sebelum 17 Agustus.
Delapan ribu orang akan berkumpul. Merah Putih akan berkibar. Dan Pidie Jaya ingin memastikan setiap detiknya berlangsung dengan penuh makna.
Editor: Jamaluddin