Estafet Amanah Tak Pernah Berhenti, Bupati Pidie Jaya Hadiri Pergantian MPU
PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id – Estafet kepemimpinan ulama di Kabupaten Pidie Jaya kembali bergulir. Pergantian antarwaktu (PAW) Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Jaya masa bakti 2023–2028 berlangsung dengan penuh khidmat.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME hadir langsung dalam agenda pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota MPU Kabupaten Pidie Jaya yang digelar di Aula Bappeda Pidie Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan lembaga keulamaan di Kabupaten Pidie Jaya tetap menjalankan perannya secara berkesinambungan.
Keberadaan MPU memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat Aceh, terutama dalam memberikan pertimbangan, nasihat dan pandangan keagamaan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat.
Dengan adanya pergantian antarwaktu, estafet amanah di tubuh MPU diharapkan tetap berjalan tanpa mengganggu kesinambungan tugas dan fungsi kelembagaan.
Bupati Sibral Malasyi dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran ulama sebagai salah satu pilar dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan sinergi dengan para ulama agar arah pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman dan kehidupan sosial masyarakat.
“Estafet amanah” menjadi pesan utama dalam momentum tersebut.
Pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan personel, melainkan bagian dari proses menjaga keberlanjutan tugas keulamaan di tengah dinamika pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap MPU terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan dan nasihat, terutama berkaitan dengan persoalan keagamaan, sosial kemasyarakatan serta pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Pelantikan PAW ini sekaligus menegaskan bahwa peran ulama tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Pidie Jaya. Amanah berganti, pengabdian berlanjut.
Editor: Jamaluddin