Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dedy Sastra Wakili Aceh Selatan di MTQ VIII Korpri Nasional di Makassar, H. Ujank Kasim Beri Dukunga
Advertisement . Scroll to see content

Gayo Komit Damai, Puluhan Ribu Warga Aceh Tengah Gelar Apel Kebangsaan

Rabu, 02 September 2026 | 07:13 WIB
  • author Jamalpangwa
Gayo Komit Damai, Puluhan Ribu Warga Aceh Tengah Gelar Apel Kebangsaan
Gayo Komit Damai, Puluhan Ribu Warga Aceh Tengah Gelar Apel Kebangsaan.(Foto : Istimewa).

TAKENGON, iNewsPortalAceh.id- Ribuan warga dataran tinggi Gayo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tengah menggelar Apel Kebangsaan Indonesia Damai.

Kegiatan besar ini berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda, Kampung Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Takengon pada Minggu (30/08/2026) kemarin.

Acara deklarasi dan doa bersama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kedamaian di Provinsi Aceh.

Selain menjadi wadah pemersatu, momentum ini juga memeriahkan HUT ke-81 RI melalui ajang sport tourism pacuan kuda sebagai sarana hiburan dan penyembuhan trauma (trauma healing) pascabencana.

Sejumlah pejabat daerah menghadiri langsung kegiatan ini. Di antaranya adalah Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abu Bakar, dan Bupati Gayo Lues Suhaidi. Hadir pula Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto beserta jajaran unsur Forkopimda lainnya.

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat Gayo.

Jenderal Ali menegaskan bahwa kondisi keamanan Aceh saat ini sudah sangat kondusif dan normal.

"Luar biasa kehadiran masyarakat di dataran tinggi Gayo ini antusias mengobarkan semangat kemerdekaan Indonesia. Sejak Indonesia Merdeka, Provinsi Aceh adalah salah satu daerah modal. Saya selaku putra daerah mengimbau tetap jaga agar Aceh tetap damai sesuai komitmen kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Brigjen TNI Ali Imran.

Oleh karena itu, sambung Jenderal TNI selaku Danrindam IM, TNI Angkatan Darat bersama pemerintah daerah terus mempercepat pemulihan infrastruktur, seperti jembatan dan jalan, demi kenyamanan aktivitas Masyarakat, tutupnya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memupuk jiwa kebangsaan dan memperkuat kecintaan pada tanah air.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motor penggerak pembangunan daerah, serta menjaga Tanoh Gayo agar tetap aman, damai, dan kompak.

Secara khusus, Bupati memberikan instruksi tegas terkait pelaksanaan pacuan kuda tradisional tersebut.

Pemerintah daerah melarang keras segala bentuk aktivitas perjudian maupun tindakan lain yang melanggar syariat Islam, hukum, adat, dan ketertiban umum.

"Pacuan kuda adalah tradisi, budaya, dan hiburan rakyat, bukan tempat untuk merusak moral. Pelestarian budaya ini harus berjalan seiring dengan nilai-nilai agama, adat, dan norma yang berlaku," ujar Haili Yoga.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut