Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 1.500 Guru di Aceh Turun ke Jalan! Tuntut Keadilan untuk Muhardi, Kasus Pemukulan Siswi Jadi Sorotan
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Sibral Malasyi Hadiri Pelantikan HKTI se-Aceh, Perjuangan Petani Jadi Sorotan!

Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:04 WIB
  • author JamalPangwa
Bupati Sibral Malasyi Hadiri Pelantikan HKTI se-Aceh, Perjuangan Petani Jadi Sorotan!
Bupati Sibral Malasyi Hadiri Pelantikan HKTI se-Aceh, Perjuangan Petani Jadi Sorotan!.(Foto : Istimewa).

BANDA ACEH, iNewsPortalAceh.id – Momentum penting bagi masa depan pertanian Aceh! Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Aceh sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) HKTI Aceh, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, ini menjadi panggung konsolidasi organisasi petani untuk memperkuat barisan, menyatukan visi, dan mendorong kemajuan sektor pertanian di Tanah Rencong.

Kehadiran Bupati Sibral Malasyi menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terhadap penguatan organisasi pertanian yang diharapkan mampu memperjuangkan aspirasi petani sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.

Di tengah tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga pemulihan lahan pertanian pascabencana, peran organisasi petani dinilai semakin strategis.

HKTI diharapkan tidak sekadar menjadi wadah berhimpun, tetapi juga menjadi kekuatan yang mampu mendorong peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, dan daya saing hasil pertanian Aceh.

Pelantikan pengurus DPC HKTI se-Aceh dan Musda DPD HKTI Aceh juga menjadi kesempatan untuk mempererat sinergi antara organisasi petani, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.

Bagi Pidie Jaya, penguatan sektor pertanian memiliki arti penting, terlebih setelah daerah tersebut dilanda bencana hidrometeorologi yang berdampak terhadap lahan persawahan, infrastruktur pertanian, dan mata pencaharian masyarakat.

Karena itu, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan agar pemulihan pertanian tidak berhenti pada perbaikan kerusakan, tetapi juga mampu membuka jalan bagi peningkatan produksi dan penguatan ekonomi petani.

Melalui momentum tersebut, harapan besar tertuju pada HKTI agar semakin aktif menyuarakan kepentingan petani, memperkuat pendampingan, serta mendorong lahirnya program-program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat tani di seluruh Aceh.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut