Selain penyelesaian struktur utama, pengerukan sedimen di sepanjang jaringan irigasi primer juga terus dipercepat agar aliran air dapat mengalir hingga ke lahan pertanian di bagian hilir.
Apabila seluruh target tercapai, petani di Kecamatan Juli dan Peusangan diproyeksikan dapat kembali memanfaatkan suplai air irigasi secara optimal untuk memulai musim tanam pada Oktober 2026.
Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Dr. Safrizal, berharap pembangunan darurat Bendung Pante Lhong II beserta jaringan irigasinya dapat selesai sesuai jadwal.
Ia mengapresiasi kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS), dan kontraktor pelaksana yang terus bekerja mempercepat penyelesaian proyek tersebut.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
