Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 20 Hari Hilang Tanpa Jejak, Tangis Ayah Pecah Cari Anak SMP yang Pergi Misterius di Aceh
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan Pemotong Padi 'Munoleng Rom' Jadi Tulang Punggung Masa Panen di Tengah Teriknya Matahari

Rabu, 21 Mei 2025 | 08:52 WIB
  • author Asmara Piana
Perempuan Pemotong Padi 'Munoleng Rom' Jadi Tulang Punggung Masa Panen di Tengah Teriknya Matahari
Perempuan Pemotong Padi 'Munoleng Rom' Jadi Tulang Punggung Masa Panen di Tengah Teriknya Kemarau.(Dok Ist).

REDELONG, iNewsPortalAceh.id -Ditengah musim kemarau yang menyengat, para perempuan pemotong padi atau yang di kenal dengan bahasa Gayo Munoleng Rom di Desa Delung Tue, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah tetap bekerja keras menjadi tulang punggung panen.

Mereka tak gentar menghadapi panas terik matahari demi memastikan hasil panen bisa terkumpul tepat waktu.

Mulai dari pagi hingga siang hari, para perempuan ini terlihat menyusuri petak sawah dengan sabit di tangan, memotong padi satu persatu.

Meski kondisi cuaca cukup ekstrem, semangat mereka tidak surut.

"Apa boleh buat, panen tak bisa di tunda kalau sudah masanya panen maka harus di potong, kalau tidak gabahnya bisa rusak," ujar ceh Rabumah salah satu perempuan Munoleng Rom pada Selasa,(20/05/2025) kemarin.

Baginya pekerjaan ini bukan sekedar mencari nafkah, tetapi juga bagian dari menjaga tradisi dan ketahanan pangan daerah.

Dalam sehari buruh petani perempuan mendapatkan upah sekitar Rp110.000 rupiah. Pekerjaan ini tetap menjadi sumber utama pendapatan keluarga.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut