get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolres Pidie Jaya Launching Program Pangan Lestari untuk Gizi Sehat

Bupati Pidie Jaya Salurkan Bantuan Presiden untuk Tradisi Meugang Warga Korban Bencana

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:03 WIB
header img
Bupati Pidie Jaya Salurkan Bantuan Presiden untuk Tradisi Meugang Warga Korban Bencana.(Foto: Istimewa).

PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id — Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan Bantuan Presiden kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemenuhan tradisi Meugang, sebuah tradisi turun-temurun masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadhan.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Sibral Malasyi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pidie Jaya, sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada warga yang masih berada dalam masa transisi pemulihan pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di sejumlah kecamatan, antara lain Meureudu, Meurah Dua, Trienggadeng, Panteraja, Bandar Dua, Ulim, dan Bandar Baru.

Program ini mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.6/848/SJ tertanggal 12 Februari 2026 tentang penggunaan Bantuan Presiden untuk pelaksanaan Meugang menjelang Ramadhan 2026.

Bupati Sibral Malasyi mengungkapkan, total Bantuan Presiden yang diterima Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mencapai Rp4,9 miliar.

Dana tersebut direalisasikan melalui pengadaan sekitar 245 ekor sapi yang disalurkan ke gampong-gampong terdampak banjir bandang.

“Bantuan ini kami wujudkan dalam bentuk pengadaan sapi agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi Meugang di tengah kondisi pemulihan pascabencana,” ujar Sibral Malasyi.

Ia menegaskan, seluruh sapi bantuan telah dilengkapi dengan nomor seri sesuai data desa penerima guna menjamin distribusi tepat sasaran dan akuntabel.

Bupati juga meminta peran aktif camat dan aparatur desa dalam mengawasi proses penyaluran.

“Setiap sapi memiliki nomor seri sesuai desa penerima. Jika terjadi kekeliruan, wajib dikembalikan sesuai data. Tidak boleh berpindah ke desa lain karena seluruh proses akan diperiksa. Pendampingan dari aparatur sangat penting agar distribusi berjalan tertib,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan warga dalam menyambut Ramadhan.

Ia juga menilai tradisi Meugang memiliki nilai sosial yang penting bagi pemulihan psikologis masyarakat pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat menikmati Meugang bersama keluarga, menjadi penyemangat untuk bangkit, serta mendorong pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga Pidie Jaya,” pungkasnya.

Penyaluran Bantuan Presiden ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana tetap dapat menjalani tradisi dan ibadah Ramadhan dengan layak dan penuh kebersamaan.

Editor : Jamaluddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut