get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Wabah PMK, Pemkab Pidie Jaya Vaksinasi 1.000 Ekor Sapi dan Kerbau

Pemkab Pidie Jaya Salurkan Rp8,88 Miliar Bantuan Perbaikan Rumah Pascasiklon Senyar

Rabu, 04 Maret 2026 | 05:14 WIB
header img
Pemkab Pidie Jaya Salurkan Rp8,88 Miliar Bantuan Perbaikan Rumah Pascasiklon Senyar.(Foto: Istimewa).

PIDIE JAYA, ACEH, iNewsPortalAceh.id — Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah rusak sedang tahap II bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar 2025. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp8,88 miliar untuk 296 kepala keluarga.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan virtual di Posko Gedung MTQ Pidie Jaya, Selasa (3/3/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPK, serta Camat Meurah Dua dan Camat Meureudu.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mengatakan bantuan tahap kedua tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan rumah warga yang rusak akibat bencana.

“Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Kami ingin proses perbaikan rumah warga berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan sehingga masyarakat bisa kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman,” ujar Sibral.

Setiap rumah rusak sedang menerima bantuan sebesar Rp30 juta per unit yang diperuntukkan bagi perbaikan hunian agar kembali layak ditempati.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mengawal proses rehabilitasi agar berjalan lancar hingga tahap penyelesaian.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memulihkan semangat masyarakat pascabencana.

“Kami berharap dana ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan hingga seluruh tahapan rehabilitasi selesai,” kata Hasan Basri.

Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memastikan mekanisme pencairan dilakukan secara non-tunai.

Sistem ini diterapkan guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan potensi penyimpangan dalam penggunaan dana bantuan.

Pemkab Pidie Jaya berharap penyaluran bantuan tahap II ini dapat mempercepat proses rehabilitasi rumah warga terdampak sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali pulih.

Editor : Jamaluddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut