Gerakan BMU Peduli Buka Donasi Rumah Layak Huni untuk Mualaf di Pidie Jaya

Jamalpangwa
Gerakan BMU Peduli Buka Donasi Rumah Layak Huni untuk Mualaf di Pidie Jaya.(Foto : Istimewa).

PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id — Gerakan BMU Peduli melalui DPD Barisan Muda Ummat (BMU) Pidie Jaya membuka donasi untuk pembangunan rumah layak huni bagi Beni Marhanes (44), seorang mualaf asal Medan yang kini menetap di Gampong Rhieng Krueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 

Informasi penggalangan dana tersebut dibagikan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, melalui sejumlah grup WhatsApp. Penggalangan donasi untuk program Rumah Layak Huni BMU-WPU 133 itu mulai dibuka pada Selasa, 25 Agustus 2026. 

Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah tersebut mencapai Rp76,5 juta. Hingga donasi yang diumumkan dalam daftar tersebut, dana yang telah terkumpul mencapai Rp11,55 juta. 

Donasi berasal dari masyarakat dan sejumlah jaringan BMU di berbagai daerah, termasuk Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Aceh Besar, Medan, hingga jaringan BMU di Malaysia. 

Salah satu donatur tercatat adalah Sibral Malasyi melalui SPBU MAAR Group Ulee Gle, Pidie Jaya, dengan sumbangan Rp1 juta.

Ketua Umum BMU Pusat, Abiya Jeunieb, juga tercatat memberikan donasi Rp500 ribu. Selain itu, terdapat donasi sebesar Rp2 juta dari Faisal, Rp1 juta dari Muhammad Faisal, serta Rp750 ribu dari Majelis Tastafi Muslimah Pidie.

Hidup di Rumah Sewa

Beni Marhanes diketahui tinggal bersama istrinya, Jessica Sari Lubis, dan tiga anak mereka, yakni Siti Fadilah, Gita Azzahra, dan Rifka Khairuna. Selain keluarga inti, Beni juga mengasuh dua anak yatim, Aulia dan Rasya Habibi.

Saat ini, keluarga tersebut menempati rumah sewa. Sementara rumah milik mereka disebut sudah tidak layak untuk dihuni.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Beni bekerja sebagai penjual es krim keliling dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari, bergantung pada kondisi.

Ketika musim hujan, pekerjaan sebagai penjual es krim menjadi lebih sulit sehingga ia beralih menjadi buruh bangunan.

Sementara sang istri membantu perekonomian keluarga dengan membuat kue. Kondisi ekonomi keluarga tersebut membuat pembangunan rumah menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan secara mandiri.

Terlebih, salah satu anak Beni masih menempuh pendidikan agama di dayah. Pihak keluarga berharap adanya uluran tangan masyarakat agar mereka dapat memiliki rumah yang layak dan tidak terus bergantung pada rumah sewaan.

Donasi Terbuka

Gerakan BMU Peduli mengajak masyarakat yang ingin membantu untuk menyalurkan donasi melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 1048941407 atas nama Barisan Muda Ummat. 

Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui bendahara di nomor WhatsApp 085262906456.

Gerakan tersebut mengangkat pesan Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam HR Muslim: “Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.”

Dengan kebutuhan dana Rp76,5 juta dan dana terkumpul Rp11,55 juta, masih terdapat kekurangan sekitar Rp64,95 juta untuk mencapai target pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Beni Marhanes. 

Editor : Jamaluddin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network