Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Pidie Jaya Ikut Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana di Kantor Kajari
Advertisement . Scroll to see content

Personel Gabungan BNN dan TNI - Polri Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh

Rabu, 24 Januari 2024 | 16:40 WIB
  • author Yusradi Yusuf
Personel Gabungan BNN dan TNI - Polri Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh
Personel Gabungan BNN dan TNI - Polri Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh.(Dok Istimewa).

LHOKSEUMAWE, iNewsPortalAceh.id – Personel gabungan BNN dan TNI-Polri berhasil menemukan ladang ganja yang diperkirakan seluas 2 hektar di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Penemuan ini merupakan hasil dari pengembangan yang dilakukan oleh petugas.

Sementara itu Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, mengatakan bahwa ribuan batang ganja ditemukan dan dimusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar di lokasi.

Belum dapat dipastikan siapa pemilik lahan tersebut, namun pihak berwenang berjanji untuk bekerja ekstra guna mengungkap identitas pemiliknya.

Diperkirakan luas ladang ganja mencapai 2 hektar dengan tinggi tanaman bervariasi, mulai dari semaian bibit hingga tanaman sekitar 150 centimeter.

Hukom juga mengungkap bahwa jumlah keseluruhan ganja yang ditemukan sekitar 22.864 batang, dengan asumsi 11 ton ganja basah.

Selain itu, petugas menemukan 1 goni berisi ganja kering yang diuji positif mengandung metamfetamin.

Hukom menyoroti dampak negatif dari penyalahgunaan narkotika jika ladang ganja tersebut tidak ditemukan dan dihentikan.

“Perhitungan kalau 22 ribu pohon itu ditimbang kurang lebih 10 sampai 11 ton ganja basah dari tiga tempat. Jadi kita bisa membayangkan, dari 10 ton ini jika kita tidak ditemukan dan dibawa ke suatu tempat diperdagangkan secara gelap bagaimana ini akan merusak secara fisik dan mental juga moral anak-anak bangsa kita,” katanya.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut