Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PUPR Aceh Barat Salurkan Bantuan Berkah Ramadhan Untuk Anak Yatim
Advertisement . Scroll to see content

PUPR Aceh Barat Kaji Tanah Bergerak di Meutulang

Minggu, 23 Februari 2025 | 20:15 WIB
  • author Afsah
PUPR Aceh Barat Kaji Tanah Bergerak di Meutulang
PUPR Aceh Barat Kaji Tanah Bergerak di Meutulang.(iNews / Afsah).

ACEH BARAT, iNewsPortalAceh.id- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Minggu (23/02/2025) tengah mengkaji masalah teknis tanah bergerak yang terjadi di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Tanah bergerak tersebut diperkirakan turun mencapai satu meter lebih, akibatnya sebanyak 8 rumah warga rusak parah, sebagian dinding rumah warga terlihat retak retak bahkan bagian dapurnya ambruk tak bisa digunakan lagi.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Kurdi mengatakan pihaknya telah menurunkan tim survey untuk mengkaji masalah teknis dilokasi dan mengambil langkah penanganan sementara terhadap musibah tanah bergerak yang terjadi di Desa Meutulang.

“Saat ini Tim Survey Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan TRC PUPR Aceh Barat, sudah dilokasimengkaji lebih detail tanah bergerak tersebut dan mengambil langkah langkah penagananan darurat,” kata Dr.Kurdi.

Kurdi menjelaskan, erosi ini bisa saja curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan pergerakan lapisan tanah atas ataupun jenis tanah posisi atas berupa tanah liat dan struktur tanah di bawahnya belum teridentifikasi.

Dilokasi tambah Kurdi, kondisi tebing yang curam dengan ketinggian sekitar 17 meter dari sungai bisa juga menjadi penyebab termasuk perkiraan getaran dari kendaraan berat yang melintas di jalan tersebut.

“Sementara kalau penanganan darurat kita melakukan pembuatan Krib (pengarah arus) dari pohon kelapa ke arah Sungai dengan sudut arah 3 - 45 derajat. Penanganan ini hanya bersifat sementara untuk pengalihan arus sungai,” jelasnya.

Sementara kondisi tebing yang curam dengan ketinggian sekitar 17 meter dari sungai, kata Kurdi memerlukan kajian lebih lanjut untuk penanganan secara permanen pergerakan tanah.

Selain rumah warga, kata Kurdi tanah bergerak ini juga merusak badan jalan diwilayah tersebut, kerusakan terjadi penurunan sekitar 75 meter di 4 titik melintang jalan dan 2 titik pada bahu jalan.

“Untuk jalan terdapat beberapa titik patahan yang merupakan ruas Provinsi dan akan segera kita siapkan laporannya untuk kita teruskan ke PUPR Aceh,” pungkasnya

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut