Polres Pidie Jaya Gelar Saweu Sikula di SMP Negeri 1 Bandar Baru
PIDIE JAYA, iNewsPortalAceh.id — Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya terus memperkuat kedekatan dengan dunia pendidikan melalui program Polri Sahabat Pelajar. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Saweu Sikula yang dilaksanakan Polsek Bandar Baru di SMP Negeri 1 Bandar Baru, Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan upacara bendera hari Senin tersebut dipimpin Wakapolsek Bandar Baru, Ipda Maimun, didampingi personel Polsek Bandar Baru, serta diikuti dewan guru dan seluruh siswa SMP Negeri 1 Bandar Baru.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kapolsek Bandar Baru Iptu Muhammad Rizky Ali menyampaikan bahwa Saweu Sikula merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan Polri kepada pelajar guna menanamkan disiplin, kesadaran hukum, serta nilai-nilai karakter sejak usia dini.
“Melalui kegiatan Saweu Sikula, Polri hadir di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang serta memahami pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan,” ujar Iptu Muhammad Rizky Ali.
Dalam amanatnya, Wakapolsek Bandar Baru mengajak para siswa untuk disiplin mengikuti kegiatan belajar mengajar, mematuhi tata tertib sekolah, serta menghindari kebiasaan datang terlambat.
Ia juga memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif penggunaan telepon genggam secara berlebihan terhadap konsentrasi dan perkembangan pola pikir pelajar.
Selain itu, para siswa diingatkan untuk mematuhi aturan berlalu lintas, khususnya larangan menggunakan kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan, seperti knalpot tidak standar, tidak memakai helm, tidak melengkapi kaca spion, serta tidak membawa surat kendaraan dan SIM.
Wakapolsek juga menegaskan pentingnya mencegah tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Menurutnya, perundungan dapat berdampak serius terhadap kesehatan psikologis korban, menurunkan prestasi belajar, serta menimbulkan trauma berkepanjangan.
Editor : Jamaluddin