10 Kali Dilanda Banjir Susulan, Sekretaris BNPP Desak Pembangunan Tanggul Permanen di Pidie Jaya
"Akses di dalam desa masih tertimbun lumpur. Kami diminta membantu membuka akses tersebut. Sejak bencana kemarin, sudah terjadi sekitar 10 kali banjir susulan yang membuat pekerjaan penanganan terus bertambah," ujar Makhruzi.
Untuk menghentikan siklus banjir ini, Makhruzi menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pengendali banjir. Ia berharap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bisa segera memberikan perhatian khusus untuk membangun tanggul permanen di wilayah tersebut.
Untuk sementara waktu, tanah hasil galian dari rumah warga dimanfaatkan sebagai tanggul darurat demi menahan laju air jika banjir susulan kembali datang.
Sebagai bentuk dukungan konkret, BNPP RI telah mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck selama lima hari ke depan, serta mesin pemotong kayu untuk membersihkan sisa-sisa limbah banjir.
Proses pembersihan jalan umum dan pembukaan akses ini juga melibatkan warga setempat agar pemulihan ekonomi dan aktivitas warga bisa berjalan lebih cepat.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar