Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PJ Gubernur Aceh Safrizal Terima Audiensi Prima DMI Aceh
Advertisement . Scroll to see content

Bendung Pante Lhong II Hampir Rampung, Petani Bireuen Siap Kembali Tanam Oktober 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 08:16 WIB
  • author SM Said
Bendung Pante Lhong II Hampir Rampung, Petani Bireuen Siap Kembali Tanam Oktober 2026
Pembangunan darurat Bendung Pante Lhong II di Bireuen ditargetkan selesai September 2026 agar irigasi kembali mengalir dan petani mulai tanam Oktober. Foto ist

BIREUEN, iNewsPortalAceh.id - Pembangunan darurat fisik Bendung Pante Lhong II di kawasan Teupin Mane–Beunyot, Kabupaten Bireuen, terus dipercepat. Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan seluruh pekerjaan utama selesai pada September 2026 sehingga pasokan air irigasi dapat mulai mengalir ke lahan pertanian pada Oktober mendatang.

Pada Minggu (2/8/2026), Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra Posko Wilayah Aceh meninjau langsung progres pembangunan bendung tersebut.

Supervisor Lapangan PT Adhi Karya, Teguh, mengatakan pembangunan cofferdam atau tanggul sementara telah rampung 100 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penambahan kantong pasir geotube untuk memperkuat struktur tanggul.

"Kami menambah geotube supaya cofferdam semakin kokoh," ujar Teguh.

Ia menambahkan, proses penguatan tanggul sementara telah mencapai sekitar 65 persen. Jika tidak ada kendala, seluruh pekerjaan darurat fisik Bendung Pante Lhong II ditargetkan selesai pada September 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan Satgas PRR, terdapat tiga pekerjaan utama yang sedang berlangsung, yakni pembangunan cofferdam, pembuatan emergency spillway (saluran pelimpah darurat), serta pemasangan pintu kantong lumpur dengan total penanganan sepanjang sekitar 150 meter.

Selain penyelesaian struktur utama, pengerukan sedimen di sepanjang jaringan irigasi primer juga terus dipercepat agar aliran air dapat mengalir hingga ke lahan pertanian di bagian hilir.

Apabila seluruh target tercapai, petani di Kecamatan Juli dan Peusangan diproyeksikan dapat kembali memanfaatkan suplai air irigasi secara optimal untuk memulai musim tanam pada Oktober 2026.

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Dr. Safrizal, berharap pembangunan darurat Bendung Pante Lhong II beserta jaringan irigasinya dapat selesai sesuai jadwal.

Ia mengapresiasi kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS), dan kontraktor pelaksana yang terus bekerja mempercepat penyelesaian proyek tersebut.

Safrizal juga mengajak seluruh elemen masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.

"Tentunya kita semua berharap proses pembangunan darurat bendungan tersebut dan pemulihan Aceh secara luas dapat berjalan sesuai target yang telah disusun. Mari kita semua memberikan dukungan," tandasnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut