Ketua BFLF Aceh Selatan: Keluhan Puding Pendonor di UTD RSUDYA Harus Jadi Evaluasi Pelayanan

Ichdar Ifan
Ketua BFLF Aceh Selatan: Keluhan Puding Pendonor di UTD RSUDYA Harus Jadi Evaluasi Pelayanan.(Foto: Istimewa).

ACEH SELATAN,iNewsPortalAceh.id – Menyikapi pemberitaan mengenai adanya keluhan pendonor darah yang tidak menerima extra fooding berupa puding di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUDYA Tapaktuan, Ketua Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan, Gusmawi Mustafa, mengajak seluruh pihak untuk melihat persoalan tersebut secara bijaksana dan menjadikannya sebagai momentum evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepada para pendonor darah.

Menurut Gusmawi, apabila benar sempat terjadi kendala ketersediaan extra fooding, maka hal itu hendaknya dipahami sebagai persoalan yang perlu segera diperbaiki, bukan untuk saling menyalahkan.

Yang terpenting adalah memastikan pelayanan kepada pendonor terus ditingkatkan sehingga mereka merasa dihargai dan nyaman setiap kali mendonorkan darah.

“Pendonor darah adalah pahlawan kemanusiaan. Mereka datang dengan sukarela, tanpa mengharapkan imbalan, hanya untuk membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, sudah sepantasnya mereka mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemberian extra fooding bukan sekadar memberikan puding atau makanan ringan, tetapi merupakan bagian dari standar pelayanan yang memiliki manfaat bagi pendonor.

Selain membantu memulihkan energi setelah donor darah, extra fooding juga dapat mengurangi rasa lemas atau pusing, memberikan kenyamanan, serta menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian para pendonor.

Lebih dari itu, pelayanan yang baik akan menciptakan pengalaman positif bagi pendonor sehingga mereka terdorong untuk kembali mendonorkan darah secara rutin.

Hal ini sangat penting dalam menjaga keberlangsungan stok darah yang aman dan mencukupi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Gusmawi, tujuan utama penyediaan extra fooding adalah menjaga kondisi fisik pendonor setelah donor darah, memberikan asupan energi sebagai bagian dari proses pemulihan, meningkatkan kepuasan terhadap pelayanan, sekaligus membangun budaya donor darah sukarela yang berkelanjutan.

BFLF Aceh Selatan berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pendonor.

Keberhasilan memenuhi kebutuhan darah tidak hanya ditentukan oleh banyaknya masyarakat yang bersedia donor, tetapi juga oleh kemampuan memberikan pelayanan yang membuat mereka ingin kembali mendonorkan darah.

Editor : Jamaluddin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network