Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jumlah Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Tembus 400 Orang, RS Kekurangan Pasokan Medis
Advertisement . Scroll to see content

Hizbullah Hujani Pos Militer Israel dengan 62 Roket,Pembalasan Atas Pembunuhan Wakil Pemimpin Hamas

Minggu, 07 Januari 2024 | 11:36 WIB
  • author Anton Suhartono
Hizbullah Hujani Pos Militer Israel dengan 62 Roket,Pembalasan Atas Pembunuhan Wakil Pemimpin Hamas
Keterangan Foto: Hizbullah menghujani pos militer Israel dengan 62 roket sebagai pembalasan atas pembunuhan wakil pemimpin Hamas Saleh Al Arouri (Foto: Hizbullah)

KAIRO, iNewsPortalAceh.id - Kelompok Hizbullah menghujani wilayah Israel dengan puluhan roket, Sabtu (6/1/2024).

Serangan berlangsung setelah para pemimpin kelompok itu bersumpah akan membalas kematian wakil pemimpin Hamas Saleh Al Arouri.

Dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Reuters, Hizbullah mengungkap telah menyerang pos pengamatan Israel menggunakan 62 roket pada Sabtu pagi.

Serangan itu disebut sebagai pembalasan awal atas pembunuhan Arouri.

Pos utama pengataman Israel itu berada di puncak bukit yang berfungsi mengawasi dan mengendalikan wilayah udara di perbatasan. Sejauh ini belum ada komentar dari militer Israel soal serangan tersebut.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah pada Jumat kemarin mengatakan, pelaku pembunuhan Arouri tidak akan dibiarkan bebas begitu saja.

Menurut dia, bersikap diam terhadap serangan tersebut hanya membuat seluruh penduduk Lebanon rentan terhadap serangan lebih lanjut.

Surat kabar Israel Ynet, mengutip sumber keamanan Zionis, melaporkan Arouri dibunuh dalam serangan jet tempur Israel pada Selasa (2/1/2024) malam di Dahiyeh, Beirut.

Sebelumnya disebutkan serangan itu melibatkan drone. Israel menembakkan enam rudal yang masing-masing berbobot 100 ke bangunan tempat tinggal Arouri.

Selain Arouri, serangan itu juga menewaskan enam anggota Hamas lainnya.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut