get app
inews
Aa Text
Read Next : Tes Urine Mendadak di Polres Pidie Jaya Bongkar Fakta: Tak Satu Pun Personel Terpapar Narkoba

Geger di Lapas Blangpidie! Petugas Sita HP hingga Pisau Saat Razia Besar-besaran

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:25 WIB
header img
Geger di Lapas Blangpidie! Petugas Sita HP hingga Pisau Saat Razia Besar-Besaran, Tes Urine Pegawai Ikut Digelar.(Foto : Istimewa).

BLANGPIDIE, iNewsPortalAceh.id— Upaya membersihkan lembaga pemasyarakatan dari praktik ilegal kembali digencarkan. Lapas Kelas IIB Blangpidie menggelar apel besar dan ikrar perang terhadap handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan yang selama ini menjadi sorotan di sejumlah lapas di Indonesia. Aksi yang berlangsung Jumat (8/5/2026) kemarin itu tidak berhenti pada seremoni.

Petugas gabungan langsung bergerak melakukan razia mendadak ke blok hunian warga binaan dan menemukan sejumlah barang terlarang, termasuk telepon genggam hingga benda tajam.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Blangpidie, Iwan Setiawan, dengan melibatkan aparat TNI, Polri, serta unsur pemerintah kecamatan sebagai bentuk operasi bersama memberantas potensi pelanggaran di dalam lapas.

Dalam apel yang digelar di aula lapas, pembacaan ikrar dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Anggi Rasnanda, sementara komandan apel dipercayakan kepada Kasubsi Keamanan Imam Maulana Masni.

Suasana mendadak tegang ketika tim gabungan bergerak menyisir kamar hunian warga binaan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu unit handphone, satu pisau, satu gunting, headset, sendok besi, kaca cermin, hingga sejumlah barang lain yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan lapas.

Temuan itu kembali memunculkan perhatian publik terhadap masih adanya barang-barang terlarang yang bisa masuk ke dalam lingkungan penjara.

“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas Blangpidie yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan,” tegas Iwan Setiawan.

Tak hanya warga binaan yang diperiksa, petugas lapas juga ikut menjalani tes urine.

Sebanyak 25 warga binaan dan 10 pegawai diperiksa guna memastikan tidak ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba.

Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi deteksi dini untuk mencegah munculnya jaringan narkoba dan praktik penipuan yang kerap dikendalikan dari balik penjara di berbagai daerah Indonesia.

Kalapas Blangpidie memastikan razia mendadak dan tes urine tidak akan berhenti pada satu kegiatan seremonial semata.

Pengawasan internal, pemeriksaan berkala, serta penguatan integritas petugas akan terus diperketat.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melaksanakan razia secara berkala guna memastikan lingkungan lapas tetap kondusif dan bebas dari narkoba maupun handphone ilegal,” ujarnya.

Editor : Jamaluddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut