get app
inews
Aa Text
Read Next : 12 Ton Beras Habis Terjual Selama 4 Titik Lokasi Pasar Murah di Wilayah Pidie Jaya Aceh

Jembatan Penghubung di Pidie Jaya Mengintai Korban

Jum'at, 10 Juni 2022 | 10:32 WIB
header img
Teks foto : mobil minibus Avanza terperosok di jembatan penghubung Gampong Rhieng Krueng - Teupin Peuraho, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Jamalpangw-iNews TV)

PIDIE JAYA, iNews.id - Jembatan penghubung di kawasan Gampong Rhieng Krueng - Gampong Teupin Peuraho, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, kini mengintai korban.

Sementara itu Jailani, Ketua Tagana Pidie Jaya, menyebutkan jembatan penghubung antara Gampong Teupin Peuraho - Rhing Krueng, hampir ambruk bahkan kendaraan mobil tidak bisa lagi dilewati.

Menurut dia, diduga bahwa pihak DPRK Pidie Jaya sepertinya sudah menutup matanya dengan kepentingan masyarakat banyak di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, ini.

"Tolong ditelusuri media, untuk di beritakan, kayaknya bakalan lama terdiam seperti itu jika dprk dan pemkab sama sama tutup mata," tegas Jailani.

Bahkan kondisi ini sudah beberapa banyak kendaraan yang sudah jadi korban, akibat jembatan mengalami rusak parah.

"Pernah kemaren mobil box yang hampir tercemplung ke alue tersebut, tetapi Alhamdulillah cuma barang nya saja yang banyak berhamburan terjatuh ke alue alias sungai, begitu juga kemaren sore mobil avanza terperosok di rel yang sudah patah,mengakibatkan mobil itu mengalami rusak parah dengan patah as serta juga bannya pecah," sebut Jailani.

Jailani juga khawatir dengan kondisi jembatan akses Gampong Rhieng Krueng dan Teupin Peuraho akan terus memakan korban, apalagi di malam hari dengan kondisi gelap gulita di kawasan tersebut.

"Kami sangat khawatir kondisi jembatan seperti itu, karena anak -anak dari Gampong Teupin Peuraho, Beuracan, pulang dan pergi kesekolah setiap hari dari jembatan ini, begitu juga saat mereka ke pengajian di malam hari, pernah nyangkut sepeda motor nya, alhamdulillah tidak sampai timbul korban jiwa, kami sangat mengharapkan kepada pemkab segera menanganinya sebelum memakan korban jiwa," ujar Jailani.

Selain itu kata dia, bahwa akhir 2021 lalu sudah pernah turun pekerja mengebor tanah di sebelah Gampong Teupin Peuraho dan Rhieng Krueng katanya untuk mengambil sampel tanah untuk di bangun jembatan kembali, tetapi sampai hari ini belum ada tanda-tanda realisasinya akan di bangun atau di rehab jembatan tersebut.

Editor : Jamaluddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut